Suara Denpasar – Belakangan ini ada berita yang cukup mengejutkan seiring merebaknya kontroversi dari Panji Gumilang dan pesantren Al Zaytun.
Di YouTube, beredar sebuah video yang mengklaim adanya pengamanan dari Kapolri terhadap babi peliharaan Panji Gumilang di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Berita tersebut datang dari channel YouTube bernama TOP INFO TV. Dalam video unggahannya, channel YouTube tersebut mengklaim adanya penangkapan ratusan babi hutan peliharaan Panji Gumilang.
“Kapolri turun tangan. Ribuan babi diangkut. Peliharaan Panji Gumilang dari kompleks pondok pesantren Al-zaytun,” judul unggahan video tersebut.
Sementara itu, dalam thumbnail video tersebut juga dituliskan narasi yang bernada serupa, “Detik-detik 4 Ratus babi hutan peliharaan Panji Gumilang dalam Al Zaytun diangkut.” Demikian narasi dalam thumbnail video tersebut.
Sejauh ini, video tersebut sudah ditonton sebanyak 118 ribu jumlah penayangan publik.
Lantas, apakah klaim berita tersebut benar?
CEK FAKTA:
Berdasarkan penggeledahan, tidak ada informasi yang valid bahwa ratusan babi hutan peliharaan Panji Gumilang di Al Zaytun telah diamankan Kapolri.
Dalam video tersebut hanya berisi cuplikan foto babi yang identik sekali dengan artikel dari salah satu media online fajarpapua.com, pada artikel yang berjudul “Satgas Binmas Noken Nduga Kunjungi Spot Ternak Babi di Jayapura, Rencana Kembangkan di Wilayah Pegunungan”.
Sedangkan gambar lainnya, narator dari video tersebut hanyalah mengambil foto dari website berisi kumpulan gambar peternakan babi.
Alih-alih memberikan bukti valid dari penangkapan babi hutan peliharaan Panji Gumilang, narrator dalam video tersebut hanya membahas soal kontroversi di Al Zaytun.
KESIMPULAN
Jadi, dapat disimpulkan bahwa klaim berita dari channel YouTube TOP INFO TV soal pengamanan babi hutan peliharaan Panji Gumilang di Pondok Pesantren Al Zaytun itu adalah bohong alias hoax.
Channel YouTube tersebut sengaja memanfaatkan isu polemik Panji Gumilang dan Al Zaytun untuk kepentingan komersial.(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan