/
Senin, 24 Juli 2023 | 16:50 WIB
Ridwan Kamil Siap Digugat Panji Gumilang: Silahkan Saja, Kewajiban Saya Membela Umat dan Syariat

Suara Denpasar - Nama Panji Gumilang, pemimpin Pesantren Al Zaytun belakangan ini masih hangat menjadi perbincangan publik.

Terbaru, Panji Gumilang telah menggugat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hendra Effendi selaku kuasa hukum Panji Gumilang membenarkan bahwa kliennya telah mengajukan gugatan terhadap Ridwan Kamil.

Dalam gugatan tersebut, Panji Gumilang mengatakan jika Ridwan Kamil terburu-buru membuat kesimpulan ke publik tentang pesantren Al Zaytun dan ajarannya tanpa didasari penelitian atau tabayun terlebih dahulu.

Bahkan, dia juga menyebut penyelesaian persoalan pesantren Al Zaytun yang dilakukan oleh Ridwan Kamil dinilai terlalu gegabah.

Menurut Hendra, hal itu menimbulkan perbedaan pendapat tentang Pesantren Al Zaytun dan Panji Gumilang.

Sementara itu Ridwan Kamil mengaku akan siap menghadapi gugatan yang dilayangkan Panji Gumilang.

Bahkan dengan santainya pria yang akrab disapa Kang Emil itu siap untuk mengikuti prosedur hukum yang ada.

"SILAKAN SAJA. Karena ini adalah negeri hukum. Justru baik agar permasalahan bisa terang benderang. Ini hanya urusan peradilan duniawi," tulis Ridwan kamil, dikutip dari Selebtek jaringan Suara.com, Senin (24/3/2023).

Baca Juga: CEK FAKTA: Ramadhan Sananta Pukul Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yong, Saddil Ramdani Teraniaya di Malaysia

Ridwan Kamil menegaskan bahwa tindakannya ini adalah bentuk dari tanggung jawabnya terhadap masyarakat Jawa Barat atas hal-hal yang merugikan dan meresahkan.

"Sebagai pemimpin Jawa Barat, saya sudah bersumpah untuk menjaga Jawa Barat dan berkewajiban membela umat dan syariat dari hal-hal yang membahayakan dan meresahkan," lanjutnya.

Ridwan Kamil bahkan juga mengaku jika  sebelumnya sudah berdiskusi dengan para ulama di Jawa Barat sebelum ia memutuskan untuk membuat pernyataan terkait kontroversi di pesantren Al Zaytun.

"Setiap keputusan terkait keumatan, saya selalu mendengarkan nasehat para ulama-ulama Jawa Barat," pungkas Ridwan Kamil. (Rizal/*)

Load More