Suara Denpasar – Pemain diaspora Ocean Lim kembali jadi sorotan supporter Indonesia lantaran disinyalir memberi kode gugur dari TC Timnas Indonesia U-17.
Dilansir dari bolatimes.com Ocean Lim yang merupakan jebolan Marcet Football Academy di Barcelona, Spanyol masuk 10 pemain baru yang dipanggil ke seleksi Timnas Indonesia U-17, usai sembilan nama dipulangkan dari seleksi tahap awal.
Namun, saat ujicoba melawan Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers di Bali, tak ada nama Ocean Lim dalam skuad yang dibawa Bima Sakti.
Melalui akun instagramnya @oceanerwinlim pemain diaspora tersebut menuliskan pesan penyentuh dan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran pelatih, termasuk Bima Sakti.
“It has been an HONOR and GREAT experience to be called and trained with National Team U17 Selection. (Merupakan sebuah kehormatan dan pengalaman berharga ddipanggil dan dilatih di seleksi Timnas U-17),” tulisnya pada Rabu (3/8/2023).
“I would like to say thank you to @pssi , @bimasakti_tukiman with all the Coaches team, and also teammates..,” tambahnya.
Tak hanya itu, Ocean Lim juga memberi semangat pada teman-temannya yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 mendatang.
“Wish you all the best in the World Cup U17. Look forward to join you again next year (Semoga kalian mendapatkan yang terbaik di Piala Dunia U-17. Semoga bisa gabung lagi tahun depan),” tulisnya. (*/Ana AP)
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Dipermalukan Barcelona Juvenil A, Netizen Minta Bima Sakti Mundur
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA