Suara Denpasar - Peraturan Walikota (Perwali) Denpasar No 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik sepertinya melempem.
Pasalnya pasar Badung yang merupakan salah satu pasar tradisional dengan aktivitas dagang terpadat di Bali itu, kantong plastik masih langgeng digunakan.
Tidak hanya itu, pasar dengan desain arsitektur modern yang diresmikan Jokowi pada Maret 2019 itu seperti tidak terurus.
Berdasarkan pantauan Suara Denpasar, terdapat tumpukan sampah plastik di tepi sungai tukad Badung (sungai di antara pasar Badung dan pasar Kumbasari).
Terkait hal tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata alias Guskowi mengatakan pihaknya akan segera mengatasi temuan itu.
"Oh iya nanti akan kami atensi untuk siapkan tong sampah di sana untuk meminimalisir sampah yang berceceran," ucap Guskowi kepada Suara Denpasar melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (5/8/2023).
Guskowi mengatakan, memang sudah disediakan beberapa tong sampah di pasar Badung. Hanya saja kesadaran masyarakat yang kurang sehingga perlu adanya sosialisasi secara terus menerus.
"Karena memang masyarakat juga perlu kita imbau karena kadang masyarakat yang tidak membuang sampah pada tempatnya," sambungnya.
Senada dengan itu, seorang pedagang sayur di pasar Badung yang tidak ingin disebutkan namanya, menyebutkan bahwa hampir setiap pedagang di pasar tersebut sudah tidak intens menggunakan kantong plastik.
Hanya saja beberapa pengunjung tidak membawa totebag (kantong belanja ramah lingkungan) sehingga terpaksa mereka mengemas belanjaan pembeli dengan kantong plastik.
"Kadang mereka (pembeli) tidak membawa tas dari rumah jadinya kita pakai kantong plastik. Kalau gak gitu gak laku jualannya," kata pedagang tersebut.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Bukan Denpasar! Inilah 3 Daerah yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Provinsi Bali, Bisa Tebak?
-
Berikut Profil Mantan Kapolresta Denpasar yang Kini Menjabat Kabid Humas Polda Bali
-
Pak Inti: Tak Ada Kaitannya dengan Biaya Pengabenan Raja Denpasar
-
Kantor LABHI Bali Disegel Preman, Pemilik Polisikan Anak Raja Denpasar
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu