Suara Denpasar - Dua kali laga uji coba yang dilakukan Timnas Indonesia U-17 melawan Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers U-18 membuat pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti ditekan konsultan Frank Wormuth dan Indra Sjafri.
Diketahui, Timnas Indonesia U-17 takluk 0-3 dari Barcelona Juvenil A yang merupakan tim berkekuatan U-19 pada Rabu (2/8/2023). Kemudian kalah tipis 2-3 dari tim muda klub raksasa Jepang, Kashima Antlers U-18 pada Sabtu (5/8/2023). Kedua pertandingan itu digelar di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
Membawa nama Garuda United, Timnas Indonesia U-17 memang sempat unggul 2-1 sampai pertengahan babak pertama saat melawan Kashima Antlers U-18. Namun, tim asuhan Bima Sakti itu akhirnya kalah karena lengah.
Atas kekalahan dalam dua laga tersebut, Bima Sakti mulai pun mulai ditekan dari sana-sini. Dia mendapat masukan dari mantan pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri dan konsultan Timnas Indonesia U-17, Frank Wormuth.
Dari Frank Wormuth, kata Bima Sakti, setelah melihat latihan dan pertandingan dua laga uji coba ini ada banyak catatan.
"Rencananya kita akan evaluasi semua dan membentuk lagi sesi latihan sesuai dengan hasil dua uji coba ini,” jelas Bima Sakti dikutip dari Antara, Minggu (6/8/2023).
Dia mengatakan, dia juga akan menyampaikan laporan kepada pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong agar bisa mendapat evaluasi lebih dalam lagi.
Timnas Indonesia U17, kata dia, akan mengevaluasi dalam sesi latihan yang rencananya dimulai pada Senin (7/8) besok di Solo. Timnas Indonesia U-17 juga akan menggelar uji coba melawan tim lokal.
Terkait kekalahan 2-3 dari Kashima Antlers U-18, mentan gelandang Timnas Indonesia ini menyatakan, pihaknya sudah menurunkan sejumlah pemain yang akan dijadikan tulang punggung tim yang nantinya berlaga di Piala Dunia U-17 yang akan digelar November-Desember 2023 nanti.
Dia menyatakan, ada beberapa nama yang belum mendapatkan menit bermain. Di sisi lain, saat ini tim kepelatihan juga harus bergerak cepat mencari tambahan pemain, meski dia menyatakan kerangka tim yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 FIFA sudah dikantongi.
“Banyak pemain yang belum main, tapi kita memberikan kesempatan pemain yang ada, karena kita sudah harus mengerucut pemain yang sudah pasti menjadi kerangka tim Piala Dunia itu yang kita pertahankan,” jelasnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus
-
Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal, Nova Arianto Puji Lonjakan Performa Garuda Muda
-
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Tekuk Vietnam, Indonesia Kokoh di Puncak Grup A
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?