Suara Denpasar - Timnas Indonesia U-23 sedang melakukan persiapan untuk bertanding dalam kompetisi Piala AFF U-23 yang akan diselenggarakan di Thailand pada tanggal 17-26 Agustus mendatang.
Perhatian publik banyak menyoroti persiapan Timnas Indonesia jelang pertandingan tersebut, hingga beredar video dari kanal YouTube Pengamat Soccer dengan judul: “Hadiah HUT dari TImnas Indonesia Indonesia! PSSI Rampungkan 3 Naturalisasi Sekaligus untuk Piala Asia”.
Video tersebut diunggah pada tanggal 10 Agustus 2023 dengan durasi delapan menit tiga detik. Thumbnail berjudul: “Breaking News. Garuda Terbang Tinggi di AFC 2023. 3 Naturalisasi Ambil Sumpah WNI. Berita Timnas Garuda. Berita Pilihan”.
Benarkah berita tersebut?
Cek Fakta
Setelah video tersebut diputar narator menyebutkan jika ada tiga pemain yang akan menjalani naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang sepakbola Internasional di tahun 2023 hingga 2024. Ketiga pemain tersebut yaitu Ilias Alhaft, Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Narator juga memberitakan jika media Vietnam mengejek Indonesia lantaran Shin Tae Yong belum mengumumkan nama-nama skuad yang akan diturunkan dalam piala AFF U-23 2023.
Selain itu media tersebut juga menyebut persiapan Timnas ‘aneh’, sehingga memberi peluang kemenangan untuk Vietnam.
Faktanya dalam laman resmi PSSI, Shin Tae Yong sudah memanggil 23 nama yang akan menjalani pelatihan persiapan piala AFF U-23 2023. Di dalam daftar nama tersebut tidak ada satupun nama pemain diaspora maupun naturalisasi.
Bahkan ketiga nama yang disebutkan narator juga tidak tercantum dalam daftar resmi Timnas Indonesia yang dirilis PSSI.
Hingga kini juga belum ada sumber terpercaya yang mengumumkan jika ketiga pemain tersebut sudah dinaturalisasi.
Narator hanya mengatakan adanya kemungkinan naturalisasi pada ketiga pemain tersebut, bukan kepastian apalagi sudah rampung sebagaimana dalam judul.
Sehingga video tersebut antara judul dengan konten tidak ada kesinambungan atau false connection.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Borneo FC Ditinggal Pemain TC Timnas Indonesia Saat Liga 1, Pieter Huistra Bandingkan PSSI dengan Premier League
-
Cek Fakta: PSSI Malu Sekali! FIFA Minta Rumput JIS Tak Perlu Diganti, Cukup Dirawat Saja
-
Cek Fakta: Jokowi Langsung Kaget! Akibat Ulah Ketua Umum PSSI Erick Thohir, FIFA Kecam Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik