Suara Denpasar - Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) sedikit membocorkan alasan yang melatarbelakangi Jakarta International Stadium (JIS) dipilih menjadi salah satu venue dalam Piala Dunia U-17 2023 mendatang.
Sandiaga Uno menjelaskan jika Jakarta International Stadium (JIS) akan menggantikan posisi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Menurut Sandiaga Uno seperti dikutip Suara Denpasar dari moots.suara.com, konser Coldplay menjadi salah satu hal yang menjadi alasan kenapa akhirnya nama Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dicoret jadi venue yang kemudian digantikan oleh Jakarta International Stadium (JIS).
“Mungkin salah satu pertimbangannya itu (konser Coldplay di GBK),” ucap Sandiaga, di Bekasi, seperti dikutip dari moots.suara.com pada Kamis (10/8).
Menurut penuturannya jika JIS yang terpilih “saya berkolaborasi dengan pak Erick dan saya diberi informasi bahwa yang terpilih adalah JIS,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya, Erick Thohir Ketua Umum PSSI mengumumkan jika pembukaan Piala Dunia U-17 2023 nantinya akan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.
Sedangkan penutupan Piala Dunia U-17 2023 nantinya akan berlangsung di Solo.
"Pembukaan akan ada di JIS, penutupan di Solo. Akan tetapi, ini pembukaan jangan terkonotasi seperti Piala Dunia di dunia ya. Jadi, ini tidak sebesar itu," kata Erick Thohir kepada awak media, Rabu (9/8/2023).
"FIFA akan mendiskusikan usulan kami yakni empat lapangan yaitu JIS yang di Jakarta, Solo Manahan, Surabaya Gelora Bung Tomo, dan Bandung Si Jalak Harupat," tambah Erick Thohir kemudian.
Baca Juga: Tak Terima 3 Pemainnya Dihukum Berat, Persib Bandung Ajukan Banding Terhadap PSSI
Untuk Piala Dunia U-17 2023, ada beberapa venue empat stadion yang disetujui oleh FIFA yang nantinya akan dipakai pada pertandingan bergengsi tersebut.
- JIS
- Stadion Manahan
- Stadion Si Jalak Harupat (Bandung)
- Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).
"Dari empat ini, juga kami mengusulkan Jakarta dan Bandung itu dua grup pertandingan. Solo dan Surabaya satu grup, akan tetapi nanti kan 16 dan 8 besar akan pindah ke Solo," terangnya kemudian.
Erick Thohir juga menekankan jika Piala Dunia ini tidak sebesar Piala Dunia yang dijalankan orang dewasa.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Tanggapan Santai Anies Baswedan Saat Ketua Umum PSSI Erick Thohir Soroti Rumput JIS
-
Bukan Hanya Wayan Koster yang Gigit Jari di Piala Dunia U-17, Gegara Stadion Manahan, JIS Jadi Korban Lagi, Mengapa?
-
Cek Fakta: Takut Anies Baswedan Semakin Tenar, Menpora RI Sebut Pembukaan Piala Dunia U-17 di JIS Tak Boleh Terlalu Spektakuler
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN