Suara Denpasar - Persib Bandung dikabarkan telah berencana menempuh upaya banding terhadap pihak PSSI.
Banding ini diajukan karena pihak manajemen Persib Bandung merasa berat akan hukuman yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada ketiga pemainnya.
Adapun ketiga pemain yang mendapatkan sanksi itu ialah I Putu Gede, Marc Klok, dan Ciro Alves yang dinilai telah melanggar kode disiplin karena kedapatan memprovokasi suporter.
Dalam keterangan yang disebarkan PSSI, I Putu Gede dikenakan sanksi larangan bermain sebanyak 4 kali. Sedangkan Ciro dan Klok masing-masing dua pertandingan. Selain itu, mereka juga harus membayar denda sebanyak Rp75 juta yang jika ditotalkan berarti Persib perlu mengeluarkan uang Rp225 juta.
Tentu saja, hukuman tersebut dinilai berat bagi Persib Bandung. Terlebih, sanksi itu pun dikeluarkan hanya berdasarkan video viral ketiga pemain tanpa diusut dahulu sebab-akibatnya.
Karena itu, Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhi Pratama mengatakan bahwa pihaknya saat ini akan berupaya untuk mengajukan banding kepada PSSI.
"PERSIB akan menempuh upaya banding karena hukuman terhadap ketiga pemain tersebut cukup berat," kata Adhi Pratama, dikutip Suara Denpasar dari akun Instagram @segala_persib, Minggu (13/8/2023).
Adhi berharap, banding ini bisa membuat pihak PSSI lebih bijak untuk mengusut sebab dan akibat dari pelanggaran tersebut.
"Menurut kami hukumannya cukup berat dan PSSI harus melihat sebab akibat yang memicu pelanggaran disiplin itu," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Rizky Ridho dan Dzaky Asraf Belum Dilepas, Thomas Doll dan Pelatih PSM Makassar Terancam Sanksi PSSI
-
Erick Thohir Kena Semprot Usai Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Keluar, Warganet: Ucapan Sama Praktik Beda
-
Cek Fakta: Bojan Hodak Tak Main-main! David da Silva Tinggalkan Persib Bandung, Striker Asing Ini Penggantinya?
-
Dibocorkan Bojan Hodak, Asisten Pelatih Baru Persib Bandung Sudah OTW dari Kroasia?
-
Cek Fakta: Bima Sakti Dipecat Exco PSSI Arya Sinulingga, Akibat Erick Thohir Tak Kunjung Bertindak Tegas
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter