Momentum positif ini terus berlanjut dengan gol kedua yang dicetak oleh Muhammad Ferarri pada menit ke-23 melalui sundulan dari umpan lemparan ke dalam yang diberikan oleh Robi Darwis.
Thailand kemudian memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui gol sundulan Chudit Wanpraphao yang terjadi dari situasi tendangan sudut. Namun, Timnas Indonesia tidak tinggal diam dan berhasil menambah gol lagi di menit akhir babak pertama melalui gol bunuh diri Natcha Promsomboon.
Kiper Thailand, yang sebelumnya salah memotong umpan lambung dari Haykal Alhafiz, tidak dapat menghindari gol bunuh diri ini.
Babak kedua menjadi lebih berat bagi Timnas Indonesia, karena Thailand lebih menekan dan menciptakan peluang berbahaya. Kiper Ernando Ari menjadi pahlawan tim dengan melakukan save gemilang untuk menjaga gawang tetap aman.
Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa strategi formasi yang efektif, diimbangi dengan kepercayaan diri, kerja keras, dan adaptabilitas pemain, dapat membawa tim meraih prestasi gemilang.
Pada final nanti, Timnas Indonesia U-23 akan kembali memperlihatkan semangat juang mereka, serta strategi taktikal yang dirancang oleh STY, dengan harapan untuk membawa pulang gelar juara Piala AFF U-23. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
-
Video Viral! Sekelas Timnas Indonesia Terpantau Masih Diajari Passing oleh Shin Tae-yong?
-
Pelatih Thailand Issara Sritaro Salahkan Rumput Usai Takluk dari Timnas Indonesia U-23, Warganet: Padahal yang Sering...
-
Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Final Piala AFF Usai Taklukkan Thailand, Malaysia Kepanasan?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang
-
BRI Sediakan Fasilitas Cicilan 0 Persen Hingga 12 Bulan di AZKO
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD
-
Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur