Suara Denpasar - Persebaya Surabaya kena semprot Bonek usai wonderkid seharga Rp869,08 juta alami cedera parah. Siapa yang dimaksud?
Wonderkid Persebaya Surabaya Seharga Rp869,08 Juta yang mengalami cedera parah adalah Toni Firmansyah.
Toni Firmansyah mengalami cedera saat mengikuti sesi latihan bersama Persebaya Surabaya.
Melansir dari akun Instagram resmi Persebaya Surabaya, wonderkid Bajul Ijo itu mengalami patah tulang selangka kiri.
"Toni mengalami patah tulang selangka kiri (fraktur clavicula) saat mengikuti latihan Persebaya pada hari Senin (28/8) di Lapangan Thor," tulis akun resmi Persebaya Surabaya.
Bonek yang mengetahui Toni Firmansyah mengalami cedera parah pun menyemprot tim Bajul Ijo.
Bonek tak terima atas cedera Toni Firmansyah karena di tengah jalannya kompetisi Liga 1, Persebaya Surabaya malah menggelar laga uji coba.
"Buat apa uji coba di tengah jalannya liga, itu siapa yang terima, bukannya tambah bagus malah cedera," tulis akun @xoxsoex dikutip dari laman komentar postingan Instagram Persebaya Surabaya.
"Tolonglah, kalau lagi kompetisi jangan separingan dulu sama tim selain liga 1, rawan cedera," tulis akun @1burninburnin.
Melansir laman Suara Joglo, Toni Firmansyah mengalami cedera saat pertandingan uji coba antara Persebaya Surabaya melawan Deltras FC.
Dengan cedera parah yang dialami oleh Toni Firmansyah, dapat dipastikan pemain berusia 18 tahun itu akan absen membela Persebaya Surabaya melawan Borneo FC mendatang. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Paul Munster Fix Gantikan Aji Santoso Jadi Pelatih Persebaya Surabaya? Bonek: Feeling-ku Sih Divaldo Alves
-
Uston Nawawi Dibuat Pusing, Dua Pemain Kunci Persebaya Surabaya Absen? Bonek Tak Ingin Muluk-muluk Kontra Borneo FC
-
Yuk Ikut! Persebaya Surabaya Gelar Lomba, 10 Pemenang Akan Dapat Hadiah Menarik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026