Suara Denpasar - Gelandang Persib Bandung Marc Klok mengungkap posisi awalnya dalam bermain sepakbola yang ternyata bukanlah seorang gelandang.
Marc Klok mengaku mulai bermain sepakbola sejak usia empat tahun di sebuah akademi bernama Seberia. Sekolah tersebut merupakan akademi paling terkenal di Belanda, banyak pemain-pemain hebat yang juga memulai dari akademi tersebut.
Ia mengaku banyak mendapatkan pelajaran berharga dari sana yang membuatnya bisa sampai seperti sekarang.
“Jadi Seberia adalah awal dari segalanya. Saya memiliki pelatih yang baik, pemain yang baik di sekitar saya, banyak di antara mereka yang menjadi pemain sepakbola profesional saat ini,” kata Klok seperti dikutip dari Kanal Sport77 Official, Sabtu (2/9).
Namun saat pertamakali terjun ke dunia sepakbola, pemain bernomor punggung 23 ini mengaku bukanlah seorang gelandang seperti saat ini, melainkan sebagai striker.
“Marc Klok waktu kecil itu bermain di posisi apa?” tanya salah satu host.
“Striker,” ucapnya.
Kendati demikian, ia mengatakan tak punya inspirasi secara khusus menjadi seorang striker.
“Tidak tahu (inspirasi) tapi waktu kecil saya pikir semua mau cetak gol,” bebernya.
Namun seiring berjalannya waktu dan bermain lebih serius, Marc Klok didaulat menjadi gelandang serang dengan nomor punggung 10.
Barulah setelah bergabung dengan klub profesional pertamanya yakni FC Utrecht posisinya berubah menjadi gelandang bertahan.
Berposisi sebagai Defendsive Midfielder, kala itu Klok memakai nomor punggung 6.
“Jadi syaa rasa, ketika saya pertama kali berada di akademi profesional, saya berganti posisi. Tapi sebelum itu semua saya bermain sebagai gelandang serang,” jelasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung
-
4 Rekomendasi HP OPPO dengan NFC Termurah, Performa Kencang dan Tahan Banting
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Kota Kendari Kembali Diguncang Gempa Pagi Ini, Begini Penjelasan BMKG
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
4 Rekomendasi Lip Serum Jojoba Oil, Rahasia Bibir Sehat dan Pink Alami