Suara Denpasar - Pelaku rasisme terhadap pemain Persebaya, Yohanes Kandaimu, akhirnya tertangkap. Di hadapan beks kiri Persebaya berusia 28 tahun itu, sang pelaku rasisme langsung melempem saat digertak soal baku bunuh di Papua.
Pelaku rasisme itu menyebut diri di akun instagramnya Ridwan Verde. Dia memiliki akun instagram @r_verde12. Sebelumnya dia membuat komentar berbau rasisme terhadap Kandaimu yang melakukan gol bunuh diri.
Dalam laga ke-11 tersebut, Persebaya berhasil menang dengan skor 2-1. Namun, gol Borneo FC tercipta karena kesalahan Kandaimu.
Gol itu berawal ketika gelandang Borneo FC, Terens Puhiri, mencoba melakukan serangan dari sisi kanan. Kemudian mengumpan ke mulut gawang. Namun Kandaimu yang berdiri di depan gawang mencoba mengamankan. Sialnya, arah bola justru masuk ke gawang sendiri.
"Coret kera Kandaimu @yohanes_kandaimu_50," tulis Ridwan dalam salah satu komentar, usai laga Persebaya vs Borneo FC.
Seketika, dia mendapat hujatan dari pendukung Persebaya lainnya. Dia kemudian menghapus komentarnya tersebut, serta membuat akun instagramnya private, dan menghapus semua foto-fotonya.
Namun, komentar itu keburu di-capture. Kemudian beredar di sejumlah akun base dan para pemain Persebaya. Ridwan pun diburu, dan akhirnya tertangkap.
Dalam salah satu unggahan di akun @greencyber.27 terlihat Yohanes Kandaimu duduk bersebelahan dengan si pelaku rasisme. Di depan mereka sejumlah Bonek dan manajemen Persebaya.
Pelaku rasisme itu terlihat kikuk. Dia menundukkan kepala. Sedangkan Kandaimu tampak memangku satu kakinya sambil berbicara dan sedikit menggertak.
Kandaimu mengatakan, sikap rasisme seperti itu membuat orang Papua merasa terhina dan terdiskriminasi. Akibatnya, orang Papua berniat baku bunuh dan baku tembak minta merdeka. Kebetulan, Yohanes Kandaimu asal Kabupaten Mappi, Papua Selatan.
"Gara-gara pembicaraan yang begini yang bikin orang Papua di sana baku bunuh tiap hari," kata Kandaimu.
Pelaku rasisme itu pun terlihat mencakupkan dua tangan, ingin meminta maaf. Kandaimu masih menghardiknya.
"Gampang (memberi maaf)," kata Kandaimu menyergah.
Unggahan ini juga dibagikan ulang beberapa pemain Persebaya. Seperti Ernando Ari, yang juga kiper andalan Timnas Indonesia, melalui instastory.
Sejumlah Bonek lain pun turut mengomentari unggahan tersebut.
Berita Terkait
-
Kode Asnawi Mangkualam, dari Jeonnam Dragons Dipastikan Menuju Kandang Persebaya Surabaya
-
Beri Peringatan Tegas soal Rasisme, Kapten Persebaya sampai Minta Oknum Suporter Dibuang
-
Uston Nawawi Cetak Rekor Baru Bareng Persebaya Surabaya, Aji Santoso Out Bergema di Persikabo
-
Permintaan Terakhir Bonek untuk Uston Nawawi Tak Digubris, Pemain Rp4,78 Miliar Persebaya Bikin Kejutan
-
Profil Yohanes Kandaimu, Pemain Baru Persebaya Surabaya dari Persita Tangerang
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas