Suara Denpasar – Kapten Persebaya Surabaya, Reva Adi Utama merasa geram dengan sikap oknum suporter yang melayangkan ujaran kebencian berupa ucapan rasis kepada rekan setimnya, Yohanes Kandaimu, selepas laga Persebaya vs Borneo FC pada hari Minggu, (3/9/2023) kemarin di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Melalui unggahan Instastory di media sosial Instagram pribadi miliknya. Reva Adi memberi peringatan tegas kepada oknum suporter yang melayangkan komentar bernada rasis kepada Yohanes Kandaimu di kolom komentar unggah akun official Persebaya.
Menurut Reva, sah-sah saja jika suporter melayangkan kritik terhadap performa pemain di atas lapangan yang dirasa jauh dari harapan.
Namun dengan adanya tindakan rasis bagi pemain asal Makassar, Sulawesi Tengah itu sama saja dengan melukai harkat martabat manusia dan semangat sportivitas dalam sepakbola.
Bahkan dengan tegas, Reva menyebut oknum suporter yang melayangkan kalimat bernada rasis itu layak untuk dibuang dari komunitas suporter Persebaya, Bonek dan Bonita.
“Pendukung macam opo kon (apa dirimu) @r_verde12 kalian boleh kritik pemain, saya tidak akan pernah melarang dan pemain tidak boleh tersinggung jika di kritik,” tutur Reva Adi dilansir Suara Denpasar dari laman Instagram pribadinya, Senin (4/9/2023).
“Tapi rasis jangan biarkan ada di lingkungan Bonek Bonita. Kau layak di buang di lingkungan Bonek Bonita,” sambungnya.
Yohanes Kandaimu menjadi sasaran kritik suporter karena penampilannya dianggap flop saat melawan Borneo FC meski Persebaya sukses mengamankan tiga poin dengan meraih kemenangan 2-1.
Eks pemain Persita Tangerang itu secara tidak sengaja melakukan bunuh diri usai keliru mengantisipasi bola dari lawan. (*/Dinda)
Baca Juga: Kemenangan Persebaya Tercoreng Ujaran Rasis pada Yohanes Kandaimu, Bonek Kompak Pasang Badan
Berita Terkait
-
Uston Nawawi Cetak Rekor Baru Bareng Persebaya Surabaya, Aji Santoso Out Bergema di Persikabo
-
Permintaan Terakhir Bonek untuk Uston Nawawi Tak Digubris, Pemain Rp4,78 Miliar Persebaya Bikin Kejutan
-
Beri Support ke Yohanes Kandaimu, Striker Persib Bandung David da Silva Diminta Kembali ke Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta