Suara Denpasar – Persebaya Surabaya belum memberikan kejelasan perihal pelatih baru mereka.
Padahal, mereka harus mengumumkan pelatih kepala secepatnya usai berakhirnya masa tugas Uston Nawawi sebagai caretaker Bajul Ijo.
Manajemen Green Force sebenarnya sangat ingin menjadikan Uston sebagai pelatih kepala, namun keinginan itu terganjal dengan lisensi kepelatihan yang dimiliki pelatih berusia 45 tahun tersebut. Uston hanya memiliki lisensi A AFC, bukan pro AFC yang menjadi syarat dari operator liga.
Terlebih setelah hasil impresif Persebaya di Liga 1 musim ini. Legenda Green Force itu mempersembahkan empat kemenangan dan sekali imbang.
Kemenangan terakhir dipersembahkan Uston saat membawa Persebaya menang tipis 2-1 atas Borneo FC, Minggu (3/9/2023).
Tak ayal jika performa apik itu turut mengerek posisi Persebaya menjadi peringkat 5 dengan 18 poin dan hanya tertinggal lima poin dari Madura United selaku penguasa klasemen sementara Liga 1 musim ini.
Belum adanya kepastian terkait pelatih kepala baru membuat para Bonek memunculkan berbagai spekulasi.
Beberapa Bonek bahkan menyebut bahwa Persebaya rela membayar denda Rp 100 juta dari PSSI agar tetap bisa mempertahankan Uston Nawawi.
"Nek tak delok memang (manajemen Persebaya) sengojo didenda PSSI Rp100 juta ben pelatihe pancet Uston. Misale ngontrak pelatih anyar, durung karuan nyetel. Eman-eman buak-buak duek ngontrak pelatih. Iki malah plot twist," tutur @rudiferral pada laman instagram resmi Persebaya.
Baca Juga: Uston Nawawi Cetak Rekor Baru Bareng Persebaya Surabaya, Aji Santoso Out Bergema di Persikabo
"Di undur" sampai Uston dapat lisensinya jadi pakai Uston coachnya," tulis @supri.rina.5
"Mending di denda 100jt dari pada bayari pelatih asing isoh² milyaran durung karuan terbukti hasilnya," tulis @ardi_chanda
"Pecat caretaker.. tp pelatih baru uston," tulis @dikkaselan6432
Seperti diketahui, beberapa kandidat calon pelatih baru Persebaya Surabaya pun bermunculan, mulai Paul Munster yang pernah menangani Bhayangkara FC, Divaldo ALves yang pernah menjadi pelatih persebaya 1927 hingga mantan pelatih Persib Bandung Luis Milla.
Meski demikian, manajemen Persebaya masih bungkam hingga kini. Di mana sebelumnya sempat beredar kabar yang menyebut bahwa pelatih anyar Persebaya akan datang jelang pertandingan kontra Borneo FC.
"Rencana awal memang kami seperti itu, pelatih baru datang pekan ini. Tapi, saya pastikan belum akan ada pelatih anyar saat laga kontra Borneo FC," ujar Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, seperti dikutip dari akun Instagram @persebaya.watch.
Sayangnya, hal tersebut hanya bualan semata. Hingga laga kontra Borneo FC usai, kabar perihal pelatih baru persebaya Surabaya pun masih belum terdengar.
Pihak Manajemen Persebaya masih tetap bungkam meski Bonek telah meronta-ronta meminta kepastian nama pelatih baru Persebaya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama