Suara Denpasar - Kekecewaan melanda Persebaya Surabaya dan para pendukungnya setelah PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) secara resmi menolak permohonan klub untuk mengangkat Uston Nawawi sebagai pelatih kepala atau head coach.
Dikutip dari akun Instagram @kitabonek, penolakan ini terungkap melalui surat jawaban PSSI yang diterima oleh Persebaya pada tanggal 6 September 2023, meskipun surat tersebut sudah tertanggal 30 Agustus 2023.
Keputusan ini telah mengakhiri harapan klub sepak bola asal Surabaya untuk memiliki Uston Nawawi sebagai sosok yang akan memimpin tim mereka.
PSSI menegaskan alasan penolakan mereka berdasarkan regulasi Liga 1 Indonesia, khususnya Pasal 35 ayat d. Menurut regulasi tersebut, dokumen pendukung yang diperlukan untuk memenuhi kualifikasi pekerjaan sebagai pelatih kepala adalah sekurang-kurangnya sertifikat AFC Pro atau yang setara yang diakui oleh AFC (Asian Football Confederation), dan harus dibuktikan dengan Dokumen RECC (Recognition of Coaching Competence).
Tentu saja, keputusan ini mengecewakan banyak pihak, terutama Persebaya dan Uston Nawawi sendiri yang telah berharap untuk menjalin kerja sama yang akan membawa tim ini menuju kesuksesan.
Uston Nawawi, pelatih caretaker yang telah menggantikan coach Aji Santoso telah membawa Persebaya berada di peringkat ke-6 klasemen sementara Liga 1 2023/2024.
Di bawah arahannya, tim Bajol Ijo yang terpuruk dalam kekalahan beruntun akhirnya mampu bangkit dan mendapat 4 kemenangan dalam 5 pertandingan.
Diketahui ketentuan AFC Pro adalah salah satu persyaratan yang dianggap penting dalam dunia sepak bola, karena mengukur tingkat kompetensi dan kualifikasi seorang pelatih kepala.
Uston Nawawi sebenarnya hanya kurang menyelesaikan modul 6 dan 7 saja untuk mengantongi lisensi AFC Pro. Dan rencananya akhir tahun 2023 dirinya bisa menyempurnakan seluruh modul tersebut. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Uston Nawawi Gagal Gantikan Aji Santoso Jadi Pelatih Kepala Persebaya Surabaya, Sinyal Paul Munster Merapat Makin Dekat?
-
Uston Nawawi Belum Kantongi Lisensi AFC Pro Syarat Menjadi Pelatih Tetap Persebaya, Bonek Berikan Solusi
-
Tangan Dingin Uston Nawawi Antar Persebaya ke Papan Atas Klasemen, Bonek Kembali Sindir Aji Santoso
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung
-
Banjir Karangan Bunga Pejabat, Begini Suasana Jelang Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju
-
Cushion Dewy Finish untuk Kulit Apa? Intip 5 Rekomendasi Terbaiknya
-
Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA
-
Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu