Suara Denpasar – Benarkah Persebaya siap untuk membayar denda sebesar Rp100 juta karena belum temukan pengganti Aji Santoso?
Diketahui sebelumnya bahwa Persebaya memang telah memutuskan untuk menghentikan kontrak dengan Aji Santoso, dan memilih Uston Nawawi sebagai caretaker.
Dalam hal ini, Uston Nawawi bertugas untuk sementara waktu dalam mendampingi para pemain Persebaya dalam pertandingan mereka.
Namun tentunya, diketahui bahwa waktu yang dimiliki oleh Persebaya untuk menemukan pelatih baru pengganti Aji Santoso ini, hanyalah singkat.
Bahkan dalam ancamannya, jika manajemen Persebaya tidak menemukan pelatih pengganti dalam waktu 30 hari, tentunya pihak dari tim Bajol Ijo harus segera membayar denda sebesar Rp100 juta.
Terkait denda ini, dikutip dari akun Instagram @persebayafans.27, manajer Persebaya, Yahya Alkatiri mengungkapkan bahwa pihaknya akan terkena denda jika tidak menemukan pelatih dalam laga selanjutnya.
“Kami baru kena denda kalau di laga selanjutnya tetap memakai pelatih caretaker,” ungkapnya.
Terkait pelatih pengganti, dilansir dari laman transfermarkt, sebelumnya Yahya Alkatiri sempat mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki nama untuk hal tersebut.
Namun sayangnya, hal ini tidak bisa ia ungkapkan kepada publik, sehingga suporter hanya diminta untuk menunggu pengumuman dari Persebaya.
Disisi lain, banyak dari Bonek yang mengungkapkan berbagai pro dan kontra terkait pelatih persebaya yang baru ini.
Banyak dari mereka yang merasa Yahya Alkatiri tidak bisa mengambil keputusan dengan cepat untuk mencari pelatih pengganti Aji Santoso, sehingga bisa saja menimbulkan kerugian karena harus membayar denda.
Namun tidak sedikit pula dari mereka yang beranggapan bahwa saat ini, Persebaya tengah berhati-hati dan mempertimbangkan dengan baik terkait pelatih baru. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Kasus Perdata Hak Royalti Lanjut, Pengacara Vidi Aldiano: Gugatan Salah Salamat
-
Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Lebaran Tanpa Vidi Aldiano, Keluarga Buntu Pikirkan Konsep di Hari Raya
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Review Doubt: Misi Profiler Kawakan Misi Mencari Kebenaran atau Misi Menutupi Aib?
-
3 Drama Korea dengan Kisah Pacar Virtual, Ada Boyfriend on Demand
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut