Suara Denpasar - Timnas Indonesia senior menang di ajang FIFA Matchday lawan Turkmenistan yang digelar pada Jumat (8/9/2023) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Sayangnya hasil tersebut ternyata malah menjadi bahan kritik oleh sebagian publik karena bermain buruk.
Buruknya permainan skuat Garuda bisa diamati dari statistik pertandingan lawan Turkmenistan di FIFA Matchday yang dilansir dari akun Instagram resmi Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-0, namun data dari statistik pertandingan mengungkapkan fakta yang perlu diamati untuk bahan evaluasi.
Turkmenistan mampu menciptakan lebih banyak peluang dengan melakukan 9 tembakan, sementara Timnas Indonesia hanya mencatat 6 tembakan. Begitu juga dengan tendangan sudut, dimana Turkmenistan memiliki 7 peluang, sedangkan Indonesia hanya 2.
Dari data tersebut, banyak netizen yang berkomentar bahwa kemenangan yang diraih Indonesia hanyalah keberuntungan. Salah satunya oleh komentar netizen berikut.
“Selamat garuda malem ini lebih beruntung.walaupun secara permainan kurang bagus,” tulis akun IG @gadisparasayu.
Sementara beberapa orang berpikir jika skuat Garuda menampilkan permainan yang efektif. Timnas Indonesia mungkin tidak menciptakan sebanyak tembakan seperti lawannya, tetapi mereka berhasil mencetak gol dari peluang yang ada. Gol yang dicetak oleh Dendy Sulistyawan dan Egy Maulana Vikri adalah bukti efisiensi mereka dalam mengeksploitasi peluang.
“Efektivitas Indonesia lebih unggul,” ujar akun IG @alihnfi_.
“Kalo dilihat data ini berarti permainan Indonesia cenderung lebih efektif,” tulis akun IG @caturmuhamadsholeh_.
Baca Juga: Beda Nasib dengan Gali Freitas, Dua Punggawa PSIS Semarang Raih Kemenangan Bersama Timnas Indonesia
Permainan yang buruk dari Timnas Indonesia dibanding lawannya Turkmenistan pada FIFA Matchday tidak hanya dilihat dari data statistik, para netizen juga melihat dari fakta di lapangan.
“Apa susahnya si main bola dari kaki ke kaki, dapet bola bagi ke temen jangan egois kalau dapet bola gocak gocek ga jelas kaya ga punya visi dalam bermain, terkhusus buat para pemain lokal nih apa yg di banggain si gocak gocek lu itu main 1 team bukan lu sendiri doang. Liat Jordi sm sandi mereka punya visi bermain ga asal asalan ga kaya lokalan gocak gocek grabag grubug ga jelas,” ujar akun IG @caesar.achmad.
“Babak kedua parah sih sampe lawan bisa bikin 19 tembakan, untung masih bisa clean sheet,” ujar akun IG @your_favorit_boy. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Fallout Season 3 Bakal Tambah Bintang Anyar, Game Baru Tim Cain Sedang Dipersiapkan
-
Review My Royal Nemesis: Drama Romcom dengan Chemistry yang Sulit Dilupakan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Rilis Teaser Perdana, Takeru Sato Pimpin Produksi Jujutsu Kaisen Season 4
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan