Lifestyle / Female
Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB
dr. Novi Wiguna Chandra dari dr. Novi Chan Aesthetic Clinic (Dok. Istimewa)
Baca 10 detik
  • Tren estetika kini beralih ke perawatan Juvelook yang menggunakan kombinasi PDLLA dan HA untuk merangsang kolagen secara bertahap.
  • Hasil perawatan yang natural dan tahan lama sangat bergantung pada keahlian dokter serta pemahaman mendalam terhadap anatomi wajah.
  • dr. Novi Wiguna Chandra telah meraih sertifikasi Certified Juvelook Injector untuk memberikan layanan estetika yang aman serta personal.

Suara.com - Perawatan estetika wajah kini bergerak ke arah yang lebih subtil dan berkelanjutan. Jika dulu perubahan instan menjadi tolok ukur utama, kini banyak orang justru mencari hasil yang lebih natural, bertahap, dan mampu menjaga kualitas kulit dalam jangka panjang. 

Pergeseran ini tidak hanya dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, tetapi juga meningkatnya kesadaran bahwa kesehatan kulit tidak bisa dicapai secara instan. Di tengah tren tersebut, kehadiran treatment berbasis collagen stimulator seperti Juvelook mulai mencuri perhatian.

Produk asal Korea Selatan ini mengandalkan kombinasi Poly-D,L-lactic Acid (PDLLA) dan Hyaluronic Acid (HA) yang bekerja merangsang produksi kolagen alami kulit secara bertahap. 

Alih-alih memberikan efek perubahan drastis dalam waktu singkat, Juvelook justru memperbaiki struktur kulit dari dalam, sehingga hasil akhirnya tampak lebih halus, elastis, dan tetap mempertahankan karakter alami wajah.

Pendekatan ini menjadi semakin relevan di kalangan pasien yang menginginkan tampilan segar tanpa terlihat “berubah”. Kulit yang sehat, kenyal, dan awet muda kini dipandang sebagai hasil dari proses yang konsisten, bukan sekadar prosedur instan.

Namun di balik kecanggihan teknologi tersebut, ada faktor yang jauh lebih menentukan: keahlian dokter. Treatment seperti Juvelook tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada pemahaman mendalam terhadap anatomi wajah, teknik injeksi, serta kemampuan membaca kebutuhan unik setiap individu. 

Sebab, kesalahan kecil dalam teknik atau perencanaan dapat memengaruhi hasil akhir secara signifikan. Hal inilah yang menegaskan pentingnya peran Certified Injector dalam dunia estetika modern. 

Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan atas kompetensi, pengalaman klinis, serta pemahaman menyeluruh terhadap karakter produk yang digunakan.

dr. Novi Wiguna Chandra dari dr. Novi Chan Aesthetic Clinic menjadi salah satu dokter yang meraih predikat Certified Juvelook Injector. Penghargaan ini diberikan kepada praktisi yang dinilai memiliki keahlian tinggi dalam mengaplikasikan Juvelook secara aman dan efektif. 

Baca Juga: Beda Sabun Cuci Muka Pria dan Wanita, Apakah Boleh Tukeran?

Seiring dengan pencapaian tersebut, ia melihat bahwa treatment ini semakin menjadi pilihan utama di kliniknya, terutama karena pasien mengapresiasi hasil yang natural dan personal.

Menurut dr. Novi, hasil yang terlihat alami tidak pernah terjadi secara kebetulan, melainkan melalui proses yang terencana dengan matang. 

“Pendekatan collagen stimulator tidak berfokus pada hasil instan, melainkan pada proses yang terencana dan personal. Mulai dari pemahaman anatomi wajah, ketepatan teknik injeksi, hingga penyesuaian treatment sesuai karakteristik setiap individu, semuanya berperan dalam menciptakan hasil yang optimal, refined dan elegan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap pasien memiliki kondisi kulit yang berbeda, sehingga pendekatan yang digunakan tidak bisa disamaratakan. 

Analisis menyeluruh, teknik yang presisi, serta penentuan jumlah dan interval sesi menjadi faktor penting untuk mencapai hasil yang tidak hanya estetis, tetapi juga sehat dan tahan lama.

Melalui pendekatan ini, perawatan estetika tidak lagi sekadar memperbaiki tampilan luar, tetapi menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menjaga kualitas kulit. 

Load More