Suara Denpasar – Jelang menghadapi Derbi Suramadu melawan Madura United pekan depan, Persebaya Surabaya terus meningkatkan intensitas latihan di bawah komando Carataker Pelatih, Uston Nawawi.
Uston menggenjot pemain Persebaya dengan latihan fisik yang cukup intens. Pihaknya beralasan aspek fisik perlu menjadi perhatian sebelum laga melawan Madura United karena pemain memiliki masa jeda yang cukup panjang selama agenda FIFA Matchday.
“Kita fokus untuk pengembalian kondisi (fisik) karena habis libur. Kondisi mereka masih belum maksimal,” kata Uston dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Minggu (10/9/2023).
Setelah digenjot materi latihan fisik, Bruno Moreira dkk secara bertahap akan diberi menu latihan taktikal oleh Uston.
Selain itu, pelatih berusia 45 tahun itu juga menganalisa gaya permainan Madura United di bawah arahan juru taktik asal Brasil, Mauricio Souza yang dalam beberapa laga terakhir tampil cukup konsisten.
Madura United saat ini sukses menempati posisi puncak klasemen sementara BRI Liga 1 2023-2024 dengan koleksi 23 poin.
Unggul lima poin dari Persebaya yang saat ini menempati posisi keenam dengan koleksi 18 poin.
Uston mengaku akan memaksimalkan masa persiapan menuju pertandingan melawan Madura United untuk meramu strategi yang bisa meredam kekuatan lawan.
“Karena persiapan masih sembilan hari lagi, tentunya kita akan mempelajari dulu gaya bermain Madura (United) seperti apa,” bebernya.
“Khususnya ke depan, kita akan terapkan pada latihan taktikal,” tandas Uston. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi
-
Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Akhir dari Pelarian Kiai Cabul, Ashari Diringkus di Wonogiri