Suara Denpasar - Bek PSIS Semarang, Alfreandra Dewangga akhirnya memberikan tanggapan soal kedatangan calon pemain naturalisasi baru, yakni Jay Idzes.
Seperti diketahui, Jay Idzes merupakan pemain keturunan asal Belanda yang baru-baru ini didatangkan Ketua Umum Erick Thohir untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Namun, saat ini Jaz Idzes masih menjalani proses naturalisasi sebelum akhirnya bisa bergabung membela skuad Garuda.
Meski masih berusia 23 tahun, namun Jay mempunyai portofolio yang mentereng di sepak bola Eropa.
Ditilik dari situs transfermarkt, ia telah mencatatkan empat penampilan untuk Venezia di Serie B Liga Italia musim ini. Bahkan membantu timnya berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 8 poin, hasil dua kemenangan, dan dua imbang.
Jika Jay Idzes berhasil dinaturalisasi, maka salah satu pemain Timnas Indonesia yang akan terancam tersingkir dari posisinya ialah Alfreandra Dewangga.
Hal ini lantaran Jay memiliki kesamaan seperti Dewangga yang bisa memainkan sejumlah pososi seperti bek tengah, bek kiri, gelandang bertahan, dan gelandang tengah.
Meski begitu, Alfreandra sendiri mengaku tidak takut apabila posisinya bakal terancam dengan kedatangan Jay Idzes.
"Kalau saya sih sebagai pemain enggak masalah karena persaingan di sepak bola itu kan karena fair play juga," kata Dewangga saat ditemui seusai menjalani latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (10/9/2023), dikutip dari ANTARA.
Dewangga yang kini membela Timnas Indonesia U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 itu juga mengaku siap bersaing memperebutkan posisi utama di lini belakang Garuda.
"Kita buktikan di TC saja, sama dipertandingan-pertandingan," tandasnya. (*)
Berita Terkait
-
Kiper Utama Milik PSIS Semarang Resmi Dilepas Meski Masih Diganjar 1 Sanksi Laga, Panser Biru Ikut Bahagia: Alhamdulillah
-
Sebelum Dilepas PSIS Semarang Menuju China, Yoyok Sukawi Tetap Menuntut Dua Idola Panser Biru Ini Bermain Lawan Persis Solo
-
Meski Timnas Indonesia U-23 Berhasil Permalukan China Taipei 9-0, Shin Tae-yong Tak Mau Sesumbar Lawan Turkmenistan di Babak Penentuan
-
Shin Tae-yong Beberkan Kunci Kemenangan Timnas Indonesia U-23, Usai Babat Habis China Taipei 9-0 Tanpa Balas
-
Gagal Curi Perhatian Shin Tae-yong di Laga Kontra Turkmenistan, Asuhan Thomas Doll Ini Malah Terciduk Nonton di Bangku Penonton
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'