Suara Denpasar – PSIS Semarang tersungkur di posisi 6 klasemen sementara Liga 1 setelah rungkad dari Persis Solo, pada laga bertajuk Derby Jateng Sabtu (16/9/2023).
Tak terima skuad asuhan Gilbert Agius itu kalah dengan skor 2 - 0 dari tim tuan rumah Persis Solo, supporter PSIS Semarang, Panser Biru tuding pemain Rp869,08 Juta terlalu membahayakan benteng pertahanan Laskar Mahesa Jenar.
Pemain Rp869,08 Juta yang dimaksud oleh Panser Biru ialah Tri Setiawan. Pemain berusia 19 tahun tersebut kerap kehilangan bola hingga kerap membuat kesalahan yang berimbas pada jebolnya benteng pertahanan PSIS Semarang.
Dilansir dari laman Instagram PSIS Semarang, Panser Biru ramai-ramai membanjiri kritikan tajam untuk Tri Setiawan.
Tak hanya itu, Panser Biru juga menilai starter XI yang dibuat oleh pelatih Gilbert Agius juga dinilai blunder. Sebab, pelatih berkewarganegaraan Malta tersebut memasukkan Tri Setiawan sejak menit pertama. Sementara Boubakary Diarra masuk dari bangku cadangan.
"Tri miris durung mampu natai tensi duwur malah di line up awal," komentar akun @farizmaaulana.
"Itu Tri Setiawan sebaiknya dimainkan kalo PSIS udah menang lebih dari 3 gol dan di menit2 85 ke atas.. Selebihnya jangan pernah dimainkan.. Belum layak.. Gak usah sok mengorbitkan pemain muda jika kualitas nya malah mengacaukan kesolidan tim yg sudah terjaga," komentar akun @reefindark_o.t
“Blunder line up,” komentar akun @nizaradityaa
"Tri untuk derby dengan tensi tinggi masih belom ada mental ,atau mentalnya jatoh karna penalty," komentar akun @ichalmuhammad91.
"Tri sebenarnya pemain bagus. Tapi lebih bagus lagi duduk manis dibangku cadangan aja," komentar akun @lilndon_. (*/Ana AP)
Tag
Berita Terkait
-
Sukses Pulangkan PSIS Semarang Tanpa Gol, Leonardo Medina Beberkan Kunci Kemenangan Persis Solo di Laga Derby Jateng
-
Kecewa Wonderkid PSIS Semarang Dilepas ke Liga 2, Panser Biru Bandingkan dengan Pemain Seharga Rp3,48 Miliar
-
Comeback usai Absen 7 Bulan, Muhammad Riyandi Ukir Catatan Apik Bersama Persis Solo
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan