Suara Denpasar – Serangan netizen Indonesia ke akun media sosial (medsos) resmi klub asal Belgia, KMSK Deinze membuat wonderkid Timnas Indonesia Marselino Ferdinan naik pitam.
Marselino Ferdinan menyebut tindakan netizen Indonesia yang menyerang akun medsos KMSK Deinze bisa mematikan karier sepakbolanya di Eropa.
Eks pemain Persebaya Surabaya itu menumpahkan kejengkelannya di akun Twitter sekarang X pribadi miliknya.
Marselino Ferdinan menilai tindakan netizen membuatnya malu karena aksi geruduk medsos KMSK Deinze.
“Bikin malu ya pemainnya aja lagi berproses enak-enak aja ini netizen heboh di Eropa dipikir gampang kali yaa,” ujar Marselino dilansir Suara Denpasar dari laman bolatimes.com, Sabtu (23/9/2023).
Aksi geruduk akun KMSK Deinze yang dilakukan netizen Indonesia bermula dari unggahan tim di laman Instagram resmi milik mereka yakni daftar pemain yang dibawa jelang laga menghadapi Zulte Waregem dalam lanjutan Liga 2 Belgia.
Dalam unggahan daftar nama pemain itu tidak ada nama Marselino Ferdinan. Hal inilah yang kemudian membuat netizen menggeruduk akun medsos Instagram KMSK Deinze.
Bukannya senang dengan dukungan yang diberikan netizen Indonesia. Gelandang berusia 19 tahun itu justru merasa jengkel dan geram.
Marselino Ferdinan khawatir tindakan netizen Indonesia bisa berdampak negatif pada keberlangsungan karier-nya di sepakbola Eropa.
Diketahui belakangan motif netizen Indonesia menggeruduk akun medsos KMSK Deinze karena Marselino Ferdinan jarang mendapat menit bermain di laga-laga resmi.
Sejak bergabung pada Januari 2023 lalu, adik dari eks pemain Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando itu baru mengemas empat laga bersama KMSK Deinze dan total bermain sebanyak 116 menit. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto