Suara Denpasar - Pencoretan pemain seleksi di skuat Timnas Indonesa U-17 untuk Piala Dunia jadi sorotan media asing.
Sorotan oleh media asing ini karena sang pemain justru kini naik kasta ke U19 akademi klub elit Eropa, yakni Paris Saint Germain (PSG).
Media asing asal Malaysia Makan Bola memberitakan soal pencoretan yang dilakukan Bima Sakti terhadap pemain berusia 16 tahun Lionel Sinathrya.
"Lionel telah menjalani seleksi bersama skuad Timnas Indonesia di bawah bawah usia 17 tahun yang bakal beraksi di Piala Dunia U 17 November ini," jelas keterangan dari media tersebut dikutip pada Senin (25/9).
Namun Lionel Sinathrya gagal bersaing, sehingga harus terlempar dari skuat Timnas Indonesia U-17. Gagal di seleksi Timnas, kini Lionel Sinathrya malah naik kasta di PSG U-19.
"Ayah Lionel, Darius Sinathrya nyata bangga dengan anaknya yang terpilih untuk mampu menembusi skuad bawah 19 tahun PSG walaupun anaknya baru berusia 16 tahun," tulis artikel tersebut.
Media Malaysia ini mencuplik keterangan dari ayah Lionel Sinathrya yakni Darius Sinathrya yang merupakan publik figur ternama di Indonesia.
Media Makan Bola ini juga menyoroti soal kemungkinan Lionel Sinathrya yang kelak bisa main untuk Timnas Indonesia jika bermain baik di akademi PSG. ***
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Mami Icha, Mucikari Puluhan PSK Anak di Hotel Kawasan Kemang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Saham-saham Konglomerat Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Apa Saja?
-
Hadiri Sidang Adat Toraja, Pandji Pragiwaksono Dijuluki Ksatria oleh Pemimpin Upacara Adat
-
Cara Memilih Bedak untuk Usia 40-an, Ini 5 Produk yang Bisa Samarkan Kerutan
-
Transaksi TransJakarta Makin Cepat, BRImo Luncurkan Fitur QRIS Tap Berbasis NFC
-
Lebih dari Sekadar Transfer! Fitur NFC di BRImo ini Bikin Hidup Masyarakat Urban Makin Praktis
-
Hadirkan QRIS Tap di BRImo, BRI Permudah Pembayaran TransJakarta Tanpa Kartu Fisik
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tebarkan 450 Bibit Tumbuhan
-
Bye-Bye Kartu! Bayar Transjakarta Cukup "Tap" Pakai BRImo Tanpa Scan QR, Cek Caranya!
-
Hidangan Imlek, Pahami Perbedaan Kue Keranjang dan Kue Bulan
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta