Suara Denpasar - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan kepada awak media menjelaskan bahwa Polda Bali sedang menelusuri soal dugaan korupsi yang diduga terjadi di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Bugbug, Karangasem.
Di mana kasus tersebut dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Bali pada 8 Maret 2021 dengan terlapor INS yang sudah dinonaktifkan jadi Ketua LPD. Hal tersebut dibenarkan oleh Kuasa Hukum Prajuru Desa Adat Bugbug I Nengah Yasa Adi Susanto alias Jero Ong.
Kepada awak media dia mengaku memang benar Polda Bali sedang mengusut Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang terjadi di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Bugbug. Bahkan, saat pelaporan dirinya yang mendampingi.
“Saat itu saya mendampingi langsung pelaporan kasus tersebut ke Polda Bali di dampingi oleh Tim Kuasa Hukum lainnya I Gede Ngurah dan bersama puluhan Prajuru Desa Adat Bugbug,” terangnya. Dia mendukung upaya Polda Bali untuk segera mengungkap kasus tersebut.
Sekada diketahui, dugaan korupsi ini berawal dari hasil audit LPD Rendang yang ternyata LPD Desa Adat Bugbug juga mendepositokan uangnya di LPD Rendang sebesar Rp 4,5 miliar dalam bentuk 3 bilyet deposito.
Yakni rekening deposito No. 02898 sebesar Rp 1.500.000.000 dengan suku bunga 0,8% setiap bulannya, rekening deposito No. 02863 sebesar Rp 1.500.000.000 dengan suku bunga sebesar 1% setiap bulannya dan rekening deposito No. 02829 sebesar Rp1.500.000.000 dengan suku bunga sebesar sebesar 1 % setiap bulannya.
Modus penempatan deposito uang milik LPD Desa Adat Bugbug di LPD Rendang dengan total Rp 4,5 miliar ini adalah karena ada selisih bunga yang dinikmati oleh INS selaku Ketua LPD saat itu. Jadi diduga yang bersangkutan menikmati sebagian bunga dari hasil deposito LPD Bugbug. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
28 Tahun Reformasi, Massa Aksi Kamisan Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM
-
Mendagri: Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T untuk Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Satu Pekan Hilang, Ibu Rumah Tangga di Serang Ditemukan Tewas Penuh Luka Memar
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Disiksa Pakai Taser dan Peluru Karet, 9 WNI Ceritakan Horor di Penjara Israel
-
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
-
Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif
-
Bukan Sekadar Kamera Saku, Insta360 GO 3S Retro Kini Jadi Pelengkap Outfit!
-
Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya
-
Nyanyian Staf Ahli Soal Uang Ratusan Juta, Budi Karya Sumadi Bakal Segera Dipanggil KPK?