/
Kamis, 28 September 2023 | 19:00 WIB
Khawatir Pratama Arhan Cuma Jadi Objek Marketing Suwon FC, Netizen Indonesia Ramai-Ramai Ingatkan Jangan Follow Dulu Akun IG Klub

Suara Denpasar - Rumor kepindahan bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, ke Suwon FC berembus dalam beberapa hari terakhir.

Suwon FC yang merupakan klub K1 atau divisi utama Liga Korea Selatan, dikabarkan serius meminang Pratama Arhan.

Saat ini Pratama Arhan masih berstatus sebagai pemain klub Jepang, Tokyo Verdy.

Namun, muncul sebuah kekhawatiran bahwa keberminatan Suwon FC terhadap Pratama Arhan cuma akan dijadikan kepentingan untuk objek pemasaran.

Kekhawatiran ini timbul setelah melihat karier Arhan di klubnya saat ini, Tokyo Verdy yang sangat jarang memberikannya kesempatan bermain.

Padahal, popularitas Tokyo Verdy melonjak tinggi, terutama akun-akun media sosialnya, sejak Arhan bergabung.

Seperti diketahui, para pecinta bola Tanah Air begitu militan di media sosial, sehingga berdampak pada akun-akun klub luar negeri yang di dalamnya diperkuat pemain dari Indonesia.

Ironisnya, Arhan sejak bergabung dengan Tokyo Verdy pada 2022 lalu, hanya baru mendapat 4 kali kesempatan bermain.

Hal ini yang kemudian memunculkan tuduhan bahwa klub Jepang tersebut tidak "membalas budi" support dari netizen Indonesia yang sudah mem-follow akun Instagram mereka.

Baca Juga: Kabar Gembira Buat Bonek, Persebaya Masih Bisa Menjamu Persib Bandung di GBT

Hal ini yang kembali ditakutkan menimpa Arhan sesampainya di Suwon FC.

Bahkan, seorang pengamat asing asal Amerika Serikat, Ben Griffs merasa cemas akan rumor tersebut.

Menurutnya, Suwon FC berencana mendongkrak pemasaran dan kinerja dengan merekrut Arhan.

“Bagaimana jika Arhan hanya sekedar alat pemasaran seumur hidupnya?" tulis Griffs lewat akun Twitter/X pribadinya, @BeGriffs, Rabu (27/9/2023).

Menanggapi kekhawatiran ini, netizen Indonesia mengambil ancang-ancang untuk tidak main barbar dengan langsung mem-follow klub manapun yang nantinya menggaet pemain Indonesia, belajar dari kasus Tokyo Verdy.

"Makanya lu semua ga ush norak pada follow akun si tokyo verdy lah si suwon lah, lu klo mau stalk ga ush follow juga lah lu cari aja di ig di search," tulis akun bernama rzky7483 di kolom komentar postingan Instagram @viralbola.

"Cuma pantau,jangan di follow2 dulu akun mereka... Biarin aja seperti saat arhan belum datang... Kita liat dari jauh, apakah marketing atau serius karena talenta... Nanti kalo arhan udah sering starter dan jadi peran penting tim, baru ramai2 dukung follow sebagai bentuk apresiasi bukan karena kepo lagi" sahut netizen lain bernama @yaksklptr.

"pemain sekelas Arhan ini tidak seharusnya lagi menjadi alat pemasaran, dia di Timnas itu salah satu pilar utama, dimana2 yang namanya pilar utama Timnas itu adalah pilihan utama juga di club" tulis akun bernama harun_al_rasyid_selano.(Rizal/*)

Load More