Suara Denpasar – Penyelidikan kasus kerusuhan antar suporter yang terjadi pada pertandingan sepak bola antar kampung di wilayah Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ternyata tidak memiliki izin.
"Dari hasil penyelidikan sementara pertandingan sepak bola antarklub sepak bola tingkat RW di Desa Cisarua ini tidak berizin, bahkan selama turnamen berlangsung tidak ada pemberitahuan kepada pihak keamanan bagi Polri maupun TNI," ujar Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat, di Sukabumi, dilansir Suara Denpasar dari laman Antara News, Kamis (28/9/2023).
Teguh mengatakan, video mengenai kerusuhan yang terjadi telah viral di berbagai media sosial. Terlihat adu jotos antar suporter yang bertanding pada video berdurasi 30 detik tersebut.
Diketahui, kerusuhan berawal pada Rabu (27/9/2023) pukul 16.00 WIB di Lapangan Bola Cibodas, Desa Cisarua.
Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui suporter dari tim mana yang menyebabkan kerusuhan tersebut.
Teguh memaparkan, sudah memanggil panitia penyelenggara turnamen sepak bola dan Kepala Desa Cisarua untuk diminta keterangan.
"Hingga kini kami belum mendapatkan laporan, apakah akibat kerusuhan itu ada korban baik luka maupun jiwa. Dari keterangan pihak panitia ternyata pertandingan sepak bola antar kampung sudah berlangsung beberapa pekan, tetapi sama sekali tidak pernah ada surat tembusan pemberitahuan kegiatan kepada kami maupun unsur TNI," sambungnya.
Pihaknya juga telah menegaskan telah memberhentikan pertandingan sepak bola antar kampung itu dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh segala bentuk provokasi.(*/Rizal)
Baca Juga: CEK FAKTA: Delapan Tim Liga 1 Dinonaktifkan, Benarkah Gara-Gara Ketahuan Suap Wasit?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi
-
Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa
-
Top Skor Feyenoord Ayase Ueda Jadi Rebutan Klub Premier League
-
Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi
-
Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?
-
Belajar Tenang ala Buddhis di Buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 3
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
5 Moisturizer Paling Sering Direkomendasikan Dermatolog, Andalan untuk Skin Barrier Sehat
-
Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah
-
Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh