Suara Denpasar - Setahun sudah berlalu pasca tragedi mengenaskan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 lalu.
Tragedi Kanjuruhan akan selalu dikenang sebagai memori kelam yang pernah mencoreng persepakbolaan Tanah Air dan patut dijadikan pelajaran berharga.
Sebanyak 135 suporter Arema tewas secara tragis di Stadion Kanjuruhan seusai menyaksikan laga tuan rumah melawan Persebaya Surabaya.
Imbas dari tragedi tersebut, Liga 1 musim lalu sempat dihentikan sementara dan Stadion Kanjuruhan sudah dinon-aktifkan untuk menggelar pertandingan sejak saat itu.
Kini, usah satu tahun tragedi, Stadion Kanjuruhan yang menjadi saksi bisu peristiwa sepak bola terbesar kedua di dunia itu telah terbengkalai.
Rumput lapangan dan sejumlah fasilitas stadion tampak rusak, bahkan cenderung menampilkan kesan memprihatinkan.
Akan tetapi melansir dari laman Yoursay, area di sekitar luar stadion ternyata telah kembali berfungsi sebagai pusat kuliner dan hiburan.
Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan lezat berupa kedai makanan dan street food.
Selain itu, ada juga permainan anak di Stadion Kanjuruhan pada saat malam hari yang tak ubahnya pasar malam.
Baca Juga: Belum Bisa Menangkan Persikabo, Eks Persebaya Aji Santoso Diminta Istirahat?
Meski demikian, Stadion Kanjuruhan akan tetap kembali menghadirkan memori kelam tersebut, terutama jika melihat gate 13, titik lokasi di mana banyak korban berjatuhan.
Kini, Stadion Kanjuruhan bukan lagi arena untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga simbol duka dan semangat yang tak tergoyahkan dalam dunia sepak bola Indonesia. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?