Suara Denpasar - Snex-Panser alias para pendukung PSIS Semarang membeberkan beberapa hal yang perlu diperbaiki Laskar Mahesa Jenar pada putaran BRI Liga 1 paruh musim nanti.
Salah satu yang paling disoroti Snex-Panser ialah lini tengah PSIS Semarang yang dinilai sangat keropos.
Meskipun saat ini PSIS Semarang berada di peringkat keempat klasemen sementara BRI Liga 1 dengan raihan 24 poin seusai mengalahkan PSM Makassar. Namun, Snex Panser menilai lini tengah Laskar Mahesa Jenar selama ini hanya bergantung pada Boubakary Diarra dan bek tengah, Alfreandra Dewangga.
Oleh karena itu, mereka meminta PSIS Semarang untuk melakukan perbaikan di lini tengahnya dengan mendatangkan pemain berkualitas seperti Arkhan Fikri pada putaran kedua Liga 1 nanti. Sementara untuk lini depan maupun lini depan tak perlu lagi dilakukan perombakan lantaran dirasa sudah cukup.
"Putaran kedua, lini belakang tak perlu ada perombakan, tak perlu pemain baru. Lini tengah yang wajib tambah pemain sekelas Arkhan Fikri. Lini depan, boleh tambah boleh tidak, terserah. Yang penting adalah lini tengahmu yang saat ini keropos," kata salah satu Snex-Panser dengan akun @tom_ugr mengutarakan masukannya dalam kolom komentar unggahan Instagram PSIS Semarang.
"Selama ini lini tengah benar-benar bergantung pada Diarra dan Dewa," tambahnya lagi.
Sepakat dengan usulan tersebut, akun bernama @wie.1990 pun turut menyepakati jika lini tengah PSIS Semarang harus ditambah pemain baru.
"@tom_ugr bener. Lini tengah yang perlu ditambah saat vs Solo, Diarra masuk babak 2, Dewa di timnas. Babak 1 permainannya ajur. Babak 2 Diarra masuk permainan, lini tengahnya seperti ada ruh," katanya setuju.
Selain mengomentari soal hal yang perlu diperbaiki PSIS Semarang, Snex-Panser lainnya juga mengirimkan permintaan kepada Yoyok Sukawi untuk mengganti Septian David Maulana dengan dua sosok pemain lainnya. Tak lain mereka ialah Gian Zola dan Taisei Marukawa.
"Sorry Luur SDM Cadangke sek ganti Gian Zola/ Taise @yoyok_sukawi," kata akun bernama @komunitas_ssc.
"SDM ganti Marukawa sek yoh ben fresh," tambah akun @iwansunaryoman turut meminta hal yang sama.
Sejauh ini pemain kelahiran Semarang itu sebenarnya tak pernah absen disetiap laga. Dari 13 laga yang sudah dijalani, Septian David Maulana cukup berkontribusi dengan catatan dua gol dan dua assist.
Namun, mereka menganggap jika permainan Septian David Maulana belakangan ini terus menurun.
"@septiandavidmaulana ayo to bos, perform menurun banget," demikian kata akun bernama @noval.cap.
Kendati begitu, tak sedikit pula yang berharap agar Septian David Maulana bisa membuktikan diri untuk memperbaiki permainannya.
"Semangat @septiandavidmaulana buktikan 29 belum habis," kata akun @sahallma.
Sekadar informasi, PSIS Semarang saat ini juga tengah mempersiapkan diri untuk melakoni laga tandang melawan PSM Makassar pada Selasa, 3 Oktober 2023 esok hari. (*)
Berita Terkait
-
Usai PSIS Semarang Tekuk PSM Makassar, Panser Biru Minta Hal Ini Agar Tak Kehilangan Pemain Seharga Rp3,4 Miliar
-
Yoyok Sukawi Bicara Aturan Baru Usai PSIS Semarang Diganjar Sanksi Komdis PSSI pada Laga Kontra Persis Solo
-
PSIS Semarang Diganjar Sanksi Gegara Aksi Nekat Suporter di Kandang Persis Solo, Yoyok Sukawi: Ayo Segera Cari Solusi
-
Gegara Kalah Saing dari Vitinho? Eks Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa Diminta Suporter PSIS Semarang Bergeser ke Posisi Ini
-
Gegara Gali Freitas Terlalu Diistimewakan? Eks Persebaya Surabaya Taisei Marukawa Disuruh Pindah Klub Usai PSIS Semarang Kalah di Kandang Lawan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan