Suara Denpasar - Banyaknya pelancong atau kunjungan wisatawan mancanegara dan lokal ke Bali menjadi alasan pemerintah pusat memfasilitasi pembangunan lintas raya terpadu (LRT) atau kereta api ringan pada awal tahun 2024.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta di Denpasar, pada Jumat, (6/10/2023).
Samsi mengatakan, selain untuk mengurai kemacetan, pertimbangan untuk membangun LRT adalah karena kunjungan wisatawan asing dan domestik yang semakin meningkat. Katanya, karena Bali adalah tujuan wisata dunia maka transportasinya harus memadai.
"Saya mencoba menghitung orang Bali kalau terus pakai kendaraan sendiri kita tidak punya cukup jalan, pilihannya macet. Pilih mana macet atau beralih? Kalau mau beralih harus disediakan infrastrukur yang memadai," kata dia.
Apalagi, Samsi menjelaskan, bahwa para pelancong itu datang ke Bali tidak membawa kendaraan pribadi, maka harus difasilitasi kendaraan yang tidak menimbulkan kemacetan karena LRT punya rute khusus.
"Tapi yang jelas orang yang datang ke Bali naik pesawat dan tidak membawa kendaraan, ini kan yang kita tidak perhitungkan jadi kita jangan menghitung orang Bali saja hitung juga orang yang datang ke Bali."
"Wisman jumlahnya itu bisa mencapai 6 juta pertahun, kemudian kedatangan domestik sampai 8 juta pertahun jadi jumlah ini harus diakomodir," terang Samsi.
Lantas bagaimana nasib Bus Trans Metro Dewata yang selama ini sudah beroperasi di sejumlah koridor itu?
Terkait itu Samsi mengatakan nantinya Bus Trans Metro Dewata akan tetap beroprasi. Sifatnya saling support.
"Ini harus saling mendukung, saling support antara Trans Metro Dewata dengan LRT kalau tidak saling support LRT tidak dapat muatan. Jadi Trans Metro akan dapat muatan dari LRT, begitu sebaliknya, nanti Trans Metro akan terkoneksi sangat kuat dengan LRT di Central Parkir," tandasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Oreo x BTS Resmi Hadir, Bawa Rasa Hotteok Korea dan Biskuit Ungu Pertama dalam Sejarah