Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengimbau masyarakat agar tidak bermain layang-layang selama 4 hari. Yaitu pada 8-12 Oktober 2023 karena akan berlangsung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagis and Island States (AIS) di Bali.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra saat konferensi pers Kominfo Road to KTT AIS Forum 2023 melalui zoom meeting, Jumat (6/10/2023).
Made Indra mengatakan larangan itu bertujuan mengurangi potensi gaguan konektivitas arus listrik dan gangguan lainnya.
"Kami sudah koordinasi dengan PLN dan asosiasi layang-layang di Bali. Termasuk desa adat, bupati/walikota sudah kami surati. Kami imbau selama periode KTT ini mulai 8-12 (Oktober) tidak ada aktivitas menaikkan layang-layang," kata Made Indra.
Selain itu, Made Indra mengatakan Pemprov Bali sudah sangat siap menjadi penyelenggara KTT AIS. Pemprov Bali sudah meminta permakluman dari masyarakat sekitar venue KTT AIS karena sejumlah jalan harus disterilkan selama kegiatan tersebut.
Penutupan jalan itu tidak dilakukan secara permanen, kata dia, dilakukan hanya beberapa menit saat delegasi KTT AIS lewat.
Selain sterilisasi jalan, sejumlah hotel yang menjadi penginapan para delegasi pun sudah disiapkan. Ada 7 hotel di wilayah Nusa Dua telah ditunjuk, hotel-hotel itu, kata dia, sudah terferifikasi keamanannya.
"Ada tujuh hotel yang sudah disiapkan. Semua hotel-hotel ini sudah siap dan sudah berpengalaman dan sudah dicek semuanya, bahkan hotel-hotel ini sudah tersertifikasi tentang standar keamanannya," tandas Made Indra. (*/Ana AP)
Baca Juga: Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemprov Bali Kenalkan SAPA 129
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'