- Bareskrim Polri mengungkap keterlibatan satu WNI sebagai customer service dalam sindikat judi online internasional di Jakarta Barat.
- Petugas mengamankan 321 pelaku, terdiri dari 320 warga negara asing dan satu WNI, pada Sabtu, 9 Mei 2026.
- Polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp1,9 miliar serta 75 domain situs judi guna pengembangan kasus.
Suara.com - Bareskrim Polri menemukan keterlibatan satu warga negara Indonesia (WNI) dalam kasus judi online internasional di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. WNI tersebut diduga ikut menjalankan operasional sindikat bersama ratusan warga negara asing (WNA) yang diamankan.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra mengatakan, identitas WNI itu terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap seluruh orang yang diamankan saat penggerebekan.
"Jadi setelah kita lakukan pemeriksaan kemarin ternyata ada satu orang WNI, yaitu warga di Jakarta sini," kata Wira kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).
Dalam pemeriksaan sementara, WNI tersebut diketahui berperan sebagai customer service dalam jaringan judi online internasional itu. Polisi juga menemukan fakta bahwa yang bersangkutan pernah bekerja di Kamboja sebelum kembali ke Indonesia.
"Yang bersangkutan adalah mantan ataupun pernah bekerja di Kamboja. Jadi datang ke sini bekerja di sini lagi," ungkapnya.
Saat ini, WNI tersebut telah dibawa ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan intensif. Sementara 320 WNA lainnya dititipkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Polri memastikan pengembangan kasus masih terus dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan WNI lain dalam operasional judi online lintas negara tersebut.
"Kami akan tetap melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap kasus ini jadi tidak berhenti sampai di sini," ungkapnya.
Libatkan Ratusan WNA
Baca Juga: Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
Sebelumnya, Bareskrim Polri menggerebek markas judi online yang beroperasi di Gedung Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).
Dalam operasi itu, polisi menangkap 321 orang yang diduga menjalankan aktivitas perjudian online secara terorganisir.
Ratusan pelaku itu terdiri dari 57 warga negara China, 228 warga negara Vietnam, 11 warga negara Laos, 13 warga negara Myanmar, tiga warga negara Malaysia, lima warga negara Thailand, tiga warga negara Kamboja, dan satu WNI.
Polisi juga menyita berbagai barang bukti mulai dari brankas, paspor, telepon genggam, laptop, komputer, hingga uang tunai berbagai mata uang. Uang tunai rupiah yang diamankan mencapai Rp1,9 miliar, sementara mata uang asing lainnya masih dalam proses penghitungan.
Selain itu, penyidik menemukan sekitar 75 domain dan situs web yang digunakan untuk operasional judi online. Server situs tersebut diketahui berada di luar negeri dan menyasar korban di berbagai negara.
“Para pelaku menggunakan kombinasi karakter tertentu dan variasi label perjudian, guna menghindari pemblokiran,” pungkas Wira.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif