Suara Denpasar - Berikut ini pernyataan lengkap PSM Makassar usai Wiljan Pluim resmi dilepas karena dianggap sudah tua.
Pentas Liga 1 2023/2024 kembali dibuat geger dengan berakhirnya kerja sama antara PSM Makassar dan gelandang serang kelahiran Belanda Wiljan Pluim.
Terlebih sebelumnya pemilik Bosowa Corps selaku sponsor utama PSM Makassar, Aksa Mahmud menilai Wiljan Pluim sudah tua dan tak mampu berlari lagi.
"(Wiljan) Pluim sudah tua. Tidak bisa lari padahal dia center forward. Dia berada di tengah, tidak bisa lari," kata Aksa dilansir Suara Denpasar dari Suara Sulsel, Minggu (8/10/2023).
Aksa Mahmud mengatakan kini sedang mencari pemain baru yang lebih hebat dan diproyeksikan menggantikan Wiljan Pluim di skuad Juku Eja.
"Saya ganti. Saya sudah kasih keluar. Saya akan ganti (pemain) yang lebih baik," terang Aksa.
Kabar pelepasan Wiljan Pluim disampaikan langsung oleh PSM melalui unggahan di media sosial resmi klub, baik itu Twitter, Facebook, maupun Instagram, Senin (9/10/2023).
Pada unggahan tersebut tertera jelas kompilasi foto Wiljan Pluim selama membela PSM disertai ucapan terima kasih atas dedikasi sang pemain.
Untuk lebih lengkapnya, berikut pernyataan resmi PSM yang melepas Wiljan Pluim dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, psmmakassar.co.id, Senin (9/10/2023).
"Saat itu pun telah tiba.
Cepat atau lambat dalam perjumpaan, pasti juga akan ada perpisahan. Begitu halnya kebersamaan antara PSM Makassar dengan Willem Jan Pluim.
Setelah melalui proses diskusi panjang, PSM Makassar dan Pluim akhirnya bersepakat untuk mengakhiri kerjasama setelah lebih dari 7 tahun kebersamaan. Kedua pihak menyadari betul bahwa walau berat, pada akhirnya perpisahan adalah sesuatu yang tak bisa terhindarkan.
Atas nama keluarga besar PSM Makassar mengucapkan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pluim untuk segala kontribusi, kesetiaan, dan kebersamaan yang telah ia berikan selama 7 tahun 2 bulan.
Wiljan Pluim telah membela PSM Makassar sejak tahun 2016 dan melewati banyak momen pasang surut bersama tim Ayam Jantan Dari Timur. Hal ini pun menasbihkannya menjadi pemain asing paling lama yang membela satu klub dalam kompetisi Liga 1 hingga saat ini.
Momen suka dan duka sang kapten bersama PSM Makassar akan selalu terkenang dan tak tergantikan.
Terima kasih Wiljan “Tetta” Pluim !". (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?