Suara Denpasar – Wiljan Pluim resmi akhiri kontrak bersama PSM Makassar. Kabar ini diberitakan secara resmi oleh situs official PSM Makassar, psmmakassar.co.id.
“Setelah melalui proses diskusi panjang, PSM Makassar dan Pluim akhirnya bersepakat untuk mengakhiri kerjasama setelah lebih dari 7 tahun kebersamaan. Kedua pihak menyadari betul bahwa walau berat, pada akhirnya perpisahan adalah sesuatu yang tak bisa terhindarkan," ujar PSM di situs resminya, Senin (09/10/2023).
Mendapat kabar ini, banyak netizen yang murka terhadap keputusan PSM Makassar. Mereka kecewa Pluim yang berkontribusi begitu besar bagi Juku Eja dibuang begitu saja. Banyak suporter yang menganggap pemain Belanda itu sebagai salah satu legenda klub asal kota Makassar.
“Seorang legend yang terbuang," ujar madihong_024.
“Pluim setia dengan PSM, mungkin kalau karena uang sudah lama pindah mengikuti jejak Klok, tapi ujung-ujungnya disakiti oleh manajemen, bahkan dibilang sudah tua, padahal yang bicara sendiri yang tua dan bikin lambat gaji pemain! Hahahha love PSM hate manajemen! We love you legend @wiljanpluim," ujar fatanburn.
“Tolong dibikinkan farewell party.. hargai legendmu sebagaimana beliau layak dihargai. Kalau cuma video dan ucapan di ig, semua akun akun anonim bisa ji," ujar accankmuin.
Dikutip dari transfermarkt.co.id, pemain kelahiran negeri Belanda 34 tahun lalu itu pernah membela berbagai klub Belanda, seperti Vitesse Arnheim pada 2008 hingga 2011, Roda JC dari 2011-2013, dan Willem II pada 2015. Ia mulai bergabung dengan Juku Eja pada musim 2016/2017.
Selama 7 tahun membela PSM Makassar, ia telah membukukan 178 penampilan dengan torehan 47 gol dan 51 assist. Ia juga berhasil membawa PSM Makassar meraih gelar juara liga Indonesia pada musim 2022/2023. Di musim itu pula, Pluim terpilih menjadi pemain terbaik liga. Pluim juga berhasil membawa PSM merengkuh gelar piala Indonesia pada musim 2018/2019. (*/Dinda)
Baca Juga: Resmi Dilepas PSM Makassar, Wiljan Pluim Merapat ke Pemain Persib Bandung
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Apakah Istri Selingkuh Wajib Diceraikan? Begini Hukumnya Menurut Islam
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Nobar Film "Pesta Babi" di Unram Dibubarkan, Wakil Rektor: Saya Hanya Menjalankan Perintah
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Drama China Love Between Lines: Dimulai dari Permainan, Menjadi Perasaan
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan