Suara Denpasar – PSM Makassar secara resmi mengumumkan perpisahan dengan salah satu pemain mereka, Wiljan Pluim pada Senin (9/10/2023). Manajemen tim sepakat untuk mengakhiri kerjasama dengan pemain yang sudah tujuh tahun membela tim berjuluk Juku Eja Itu.
Sebelumnya salah satu pemegang saham PSM Makassar, Aksa Mahmud memberi sinyal bahwa timnya telah berpisah dengan pemain yang memiliki nilai pasaran Rp 4,35 miliar dilansir dari laman Transfermarkt itu.
Wiljan Pluim sendiri juga sudah cukup lama tak membela PSM Makassar di beberapa laga terakhir baik di BRI Liga 1 2023-2024 maupun AFC Cup 2023-2024.
Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab dari berakhirnya kebersamaan PSM Makassar dengan Wiljan Pluim.
Apalagi dalam rilis yang diumumkan manajemen PSM Makassar juga tidak menjelaskan rinci apa yang menjadi alasan dilepasnya pemain berusia 34 tahun itu.
“Saat itu pun telah tiba. Cepat atau lambat dalam perjumpaan pasti akan ada perpisahan,” tulis rilis resmi manajemen PSM Makassar dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com.
“Setelah melalui proses diskusi yang panjang. PSM Makassar dan Pluim (Wiljan) akhirnya bersepakat untuk mengakhiri kerjasama yang telah terjalin lebih dari tujuh tahun lamanya,” sambungnya.
Manajemen PSM Makassar juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan Wiljan Pluim selama membela tim.
Sejak datang pada 2016 lalu, pemain berpaspor Belanda itu telah mempersembahkan dua gelar prestisius bagi tim kesayangan publik Makassar itu.
Baca Juga: Wiljan Pluim Akhiri Kontrak dengan PSM Makassar, Netizen Murka!
Wiljan Pluim yang menjadi otak kreator permainan PSM Makassar sukses mempersembahkan gelar Piala Indonesia musim 2018-2019 dan BRI Liga 1 2022-2023 lalu.
“Atas nama keluarga besar PSM Makassar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pluim atas segala kontribusi, kesetiaan, dan kebersamaan yang telah ia berikan selama tujuh tahun dua bulan,” jelas rilis tersebut.
“Momen suka dan duka sang kapten akan selalu terkenang dan tak tergantikan. Terima kasih kapten,” tutupnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel