Suara Denpasar - Pelatih Shin Tae Yong marah besar saat latihan perdana Timnas Indonesia jelang pertandingan menghadapi Brunei Darussalam.
Shin Tae Yong mengungkap ada beberapa pemain yang datang terlambat. Hal ini membuat pelatih Timnas Indonesia tersebut kesal.
Melansir dari Suara.com, pelatih Shin Tae Yong menginginkan para pemain Timnas Indonesia datang paling lambat pukul 12.00 WIB.
Namun, kenyataannya ada beberapa pemain yang tidak menanggapi serius keinginan Shin Tae Yong dan datang terlambat saat latihan perdana.
"Karena ada beberapa pemain yang terlambat datang ke TC (training camp) padahal TC mulai jam 12 siang tadi. Saya tegaskan janji itu sangat penting sama seperti nyawa," tegas Shin Tae Yong.
Sementara melansir dari akun Twitter Komisi Wasit, ada banyak netizen yang mempertanyakan siapa pemain tersebut.
"Siapakah pemain yg dimaksud ?," tulis akun @borygem.
"Emang yg telat pemain dari Liga 1 mbah? Aku kira yg itu," tulis akun @dianoaxl.
Meski belum diketahui nama pemain Timnas Indonesia yang datang terlambat, ada yang menebak pemain tersebut merupakan pemain lokal bukan abroad.
Baca Juga: Baru Saja Dinaturalisasi, Pemain Bali United Senilai Rp6,08 Miliar Dipanggil Timnas Kamboja
"Yang abroad udh sampe semua malah berarti pemain lokal ni wkw," ujar akun @vrdhmrh.
"Yang Abroad Aja udah Nyampe, Ini Kalo Pemain Yang Domisili Pulau Jawa Telat, Aneh sih Kau," tulis akun @faz_hrp.
Ramadhan Sananta jadi salah satu nama yang dicurigai netizen datang terlambat mengikuti pemusatan latihan di hari pertama.
"Sananta barang jare mbah, ho o ye?," ujar akun @adetya_nr.
Terlepas dari itu, Shin Tae Yong mengawali pemusatan latihan Timnas Indonesia pada hari pertama hanya pemulihan kondisi pemain.
"Jadi latihan hari ini latihan pemulihan saja karena banyak pemain yang setelah selesai pertandingan baru datang (dari klub) juga dan ada juga pemain-pemain yang datang dari luar negeri lama di perjalanan," ungkap Shin Tae Yong dikutip dari laman PSSI.
Timnas Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam di leg pertama babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada hari Kamis (12/10/2023).(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Arkhan Fikri Satu-satunya Pemain Arema FC yang Dipanggil Shin Tae yong, Berpeluang Mengikuti Jejak Asnawi Mangkualam
-
Eks PSIS Semarang Terang-terangan Sebut Shin Tae-yong Punya Hal Positif untuk Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Jadi Top Assist Melampaui Marc Klok, Stefano Lilipaly Malah Dicoret Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel