Suara Denpasar - Konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina telah merenggut banyak korban jiwa tak berdosa, termasuk beberapa pemain sepak bola berbakat.
Perang ini berdampak pada banyak aspek kehidupan di negara tersebut, termasuk dunia olahraga yang menjadi sumber inspirasi dan harapan banyak orang.
Tiga pemain sepak bola berbakat, Omar Abu Qatin, Lior Asulin, dan Ahmed Daraghmeh, adalah contoh tragis paling buruk dari perang Israel dan Palestina.
Berikut profil singkat 3 pemain sepak bola meninggal dalam Perang Israel - Palestina dilansir dari suara.com
1. Omar Abu Qatin
Omar Abu Qatin adalah seorang pesepakbola Palestina yang meninggal pada tanggal 21 Juni 2023 dalam serangan oleh tentara Israel.
Dia bermain di Divisi III dan berasal dari Turmus Ayya.
Serangan tersebut dikabarkan sangat brutal, dan Omar menjadi salah satu korban konflik yang berkecamuk antara Israel dan Palestina.
2. Lior Asulin
Baca Juga: Berkelas! Mohammed Rashid, Pemain Timnas Palestina yang Perkuat Bali United
Lior Asulin adalah seorang mantan pesepakbola Israel yang juga menjadi korban dalam konflik tersebut.
Dia meninggal dalam serangan yang dilancarkan oleh Hamas pada hari Sabtu kemarin.
3. Ahmed Daraghmeh
Ahmed Daraghmeh adalah seorang pemain sepakbola Palestina berusia 23 tahun.
Dia meninggal akibat ditembak oleh tentara Israel dalam serangan di kota West Bank, Nablus, pada tanggal 22 Desember 2022.
Ketiga tokoh ini bernasib tragis akibat konflik Israel-Palestina yang berlarut-larut.
Semoga perdamaian dan keadilan dapat segera tercapai di negara tersebut untuk menghindari lebih banyak korban lagi.
Demikian informasi 3 pemain sepak bola yang meninggal dalam Perang Israel - Palestina. (*/Ana AP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga