Suara Denpasar - Setelah sukses menahan Rektor Universitas Udayana (Unud), Profesor I Nyoman Gede Antara, dalam kasus dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Unud, terjadi perombakan pejabat di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Salah satunya, Aspidsus Kejati Bali, Agus Eko Purnomo mendapat promosi jadi pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Mutasi ini berdasarkan surat dari Kejaksaan Agung yang diterbitkan pada Senin, 9 Oktober 2023. Salah satu pejabat yang terkena mutasi adalah Agus Eko Purnomo, S.H., M.Hum.
Agus Eko Purnomo yang merupakan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) pada Kejaksaan Tinggi Bali menjadi motor dalam pengungkapan sejumlah kasus korupsi di Bali.
Beberapa kasus korupsi yang sangat menonjol adalah dengan pelaku eks Sekda Buleleng Dewa Puspaka. Dan yang terbaru adalah dalam kasus dugaan korupsi SPI di Universitas Udayana atau Unud.
Dalam kasus dugaan korupsi SPI Unud, empat orang jadi tersangka sekaligus menjebloskan ke tahanan. Salah satunya merupakan Rektor Unud, Prof I Nyoman Gede Antara alias Prof Antara.
Kini, Agus Eko Purnomo mendapatkan promosi sebagai Kepala Subdirektorat Pengamanan Pembangunan Infrastruktur Energi, Sumber Daya Alam, dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis di Kejaksaan Agung di Jakarta.
Posisi Aspidsus Kejati Bali yang kosong akan diisi oleh Deddy Koerniawan, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Tengah di Gunung Sugih.
Tidak hanya Agus Eko Purnomo, sejumlah pejabat Kejaksaan di Bali juga mengalami perubahan. Rudy Hartono, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, kini menduduki posisi baru sebagai Kepala Subdirektorat Peredaran Barang Cetakan dan Media Komunikasi pada Direktorat Sosial, Budaya, dan Kemasyarakatan di Kejaksaan Agung di Jakarta.
Sementara itu, posisi Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar akan diisi oleh Agus Setiadi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta di Yogyakarta.
Baca Juga: BreakingNews! Rektor Unud Resmi Ditahan di Lapas Kerobokan, Dugaan Korupsi SPI Unud
Perubahan serupa juga terjadi pada Dr. Endang Tirtana, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem di Amlapura. Saat ini, beliau menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto.
Sebelumnya, Rektor Unud, Prof Antara bersama dengan tiga pejabat Unud lainnya ditahan pada Senin, 9 Oktober 2023, dan mereka saat ini berada di Lapas Kerobokan.
Mereka diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Unud. Kerugian negara mencapai Rp335 miliar setelah melalui audit internal dan eksternal.
Keempatnya dijerat dengan berbagai pasal, termasuk Pasal 9, Pasal 12 huruf e, Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1, dan pasal 65 KUHP. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026