Suara Denpasar - Pelatih Timnas Brunei Darussalam Mario Rivera sempat melayangkan tuduhan kurang pantas kepada pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yang ia nilai bersekongkol dengan wasit.
Pertengahan Oktober ini Timnas Indonesia akan menjamu Brunei dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026, dimana Mario Rivera akan sekali lagi berhadapan dengan Shin Tae-yong untuk urusan adu taktik dan strategi di lapangan.
Melansir dari Bolatimes.com, pelatih Timnas Brunei Mario Riviera pernah kedapatan melontarkan fitnah kepada Shin Tae-yong yang ia curigai "bermain mata" dengan wasit pada pertandingan Piala AFF 2022 lalu. Kala itu Skuad Garuda berhasil membantai telak Brunei dengan skor 7-0 tanpa balas.
Kesal dengan hasil yang mengecewakan bagi dirinya, Mario Rivera seolah tak terima dan melayangkan isu miring soal adanya persekongkolan coach Shin dengan wasit.
Kecurigaan ini didasarkan dari wasit yang kala itu memimpin jalannya pertandingan adalah Kim Hee-gon dan hakim haris Kang Dong Ho. Mereka berdua dituduh memihak Shin Tae-yong karena sama-sama berasal dari Korea Selatan.
Selain itu, kedua wasit itu berkali-kali terkesan mendesak kiper Brunei untuk menendang bola lebih cepat di babak pertama. mereka juga terlihat tertawa dengan STY, seolah mereka sudah berteman akrab.
"Karena mereka sama-sama orang Korea, mereka dapat berbicara satu sama lain, tetapi mereka tidak boleh saling menertawakan. Mungkin kemudian mereka akan bertemu di restoran Korea dan ditraktir oleh pelatih Shin Tae Yong. Bagi saya, ini tidak bisa diterima," kata Mario Rivera dikutip dari Bolatimes.com.
Ditambah lagi, kekesalan pelatih asal Spanyol itu menjadi-jadi kala salah satu pemain Brunei harus diganjar kartu merah, yang Mario Rivera menilai itu bukan kesalahan fatal.
"Sebelum kartu merah, kami bisa bermain melawan Indonesia dan para pemain menunjukkan permainan yang bagus. Kemudian wasit merusak permainan karena itu bukan kesalahan. Mungkin dia senang sekarang. Pencopotan satu pemain membuat 22 orang lainnya menangis di ruang ganti," lanjutnya.
Dengan adanya sentimen negatif dari pelatih timnas Brunei kepada Shin Tae-yong, justru akan menambah panasnya persaingan kedua tim untuk memperebutkan tiket menuju ajang World Cup.
Perlu dicatat, Asnawi CS akan menjamu Brunei pada 12 Oktober 2023 di Stadion Gelora Bung Karno. Kemudian pertandingan leg kedua Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Brunei Darussalam di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah pada 19 Oktober 2023. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
-
Mendadak Berita Buruk Hampiri Timnas Indonesia, Shin Tae yong Terpaksa Coret Pemain Naturalisasi Berkontribusi Besar
-
Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Akui Deal Boyong Striker Eks Binaan Inggris Ini?Buntut Gagal Dapat Bomber Timnas Indonesia
-
Shin Tae yong Blunder Lagi? Pemain Naturalisasi Berkontribusi Besar Tak Dilirik Timnas Indonesia, Presiden Nabil Geram
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap