Suara Denpasar - Memang secara nasional kemiskinan di Bali terbilang rendah dengan angka 4,25 persen, termasuk kemiskinan ekstrem hanya 0,54 persen di dalamnya.
Namun begitu, munculnya angka kemiskinan ekstrem ini layaknya fenomena gunung es dan menjadi sorotan banyak pihak.
Halnya terungkap dalam podcast metro yang dikutip denpasar.suara.com, Rabu 11 Oktober 2023 dengan menghadirkan narasumber pengamat politik dan mantan anggota MPR RI utusan daerah Jro Gede Sudibyo. Ungkap dia dalam sila Pancasila sudah jelas dinyatakan "Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".
Jadi munculnya angka kemiskinan ekstrim di Bali ini tentu membuat banyak pihak miris. Apalagi, keputusan politik seorang Pak Yan Koster terbilang sangat kontroversi dengan proyek-proyek bernilai triliunan.
Seperti halnya Proyek Pusat Kebudayaan Bali. Di sisi lain, anggaran untuk menangani kemiskinan terbilang minim. Kabarnya pada tahun 2022 anggarannya malah nol rupiah.
"(Angka kemiskinan ekstrem) 0,54% iya dan juga surprise bahwa kemisinan ekstrem itu nomor satu ada di Gianyar, nomor dua ada di Karangasem.
Ini menjadi menjadi aneh ya di daerah seni yang jumlah wisatawannya banyak kemudian ternyata di sana angka kemiskinan ekstremnya tertinggi," paparnya.
"Inii memberikan penggambaran para pengambil kebijakan publik dalam hal ini gubernur, kurang atau tidak tidak terlalu hirau ya dengan kondisi itu," imbuhnya.
Hal ini tentu akan bertentangan dengan nilai Pancasila jika merujuk soal Kemanusiaan yang adil yang beradab.
Baca Juga: Kelompok Ahli Pak Yan Koster Diminta Kembalikan Kendaraan Operasional dan Sarana Kerja
Meski dalam persentase kecil, jika merujuk jumlah penduduk Bali maka ada 18.300 jiwa yang berada di golongan atau kelompok warga miskin. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Cara Memakai Cushion agar Tidak Cakey, Ikuti 7 Langkah Ini
-
Bahaya Racun Makeup Viral: Tren Glowing yang Merusak Kulit Wajah
-
7 Cara Pakai AC Low Watt agar Kamar Cepat Dingin Tanpa Boros Listrik
-
Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli