Suara Denpasar - Beberapa pekan terakhir ramai diperbincangkan terkait rencana Indonesia yang mengajukan diri untuk menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034.
Dilansir dari suara.com Ketua Umum PSSI, Erick Thohir secara terbuka menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Australia terkait niatan tersebut.
Sebelumnya, FIFA telah memastikan bahwa Piala Dunia 2034 akan berlangsung di wilayah Asia (AFC) atau Oceania (OFC).
Beberapa negara pun menunjukkan sinyal ketertarikan untuk menerima mandat sebagai tuan rumah, seperti Australia, Singapura, Malaysia, termasuk juga Indonesia.
Selain negara-negara tersebut, Arab Saudi juga dikabarkan akan ikut menawarkan diri.
Bahkan Arab Saudi berpeluang besar karena mendapatkan banyak dukungan dari anggota negara Asia lainnya, salah satunya Malaysia.
Datuk Hamidin Amin, Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengungkapkan bahwa pihaknya belum merencanakan soal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.Ia juga mengaku belum memiliki minat menjadi tuan rumah.
"Kami (Malaysia) belum pernah melakukan pembicaraan soal tuan rumah Piala Dunia 2034 dengan siapapun," ungkap Datuk Hamidin, dilansir dari suara.com yang mengutip dari New Straits Times, Sabtu (14/10/2023).
"Kami juga tidak punya niat untuk mengajukan tawaran menjadi tuan rumah Piala Dunia dalam waktu dekat," imbuhnya.
Lebih lanjut, Datuk Hamidin merasa bahwa Arab Saudi lebih siap menjadi tuan rumah laga sepak bola terbesar di dunia tersebut dibandingkan Indonesia.
Baca Juga: Wow! Indonesia Dirumorkan Siap Digandeng Australia Sebagai Tuan Rumah Bersama untuk Piala Dunia 2034
Dukungannya tersebut selaras dengan pendapat sebagian besar negara-negara di Asia lainnya.
"Kami mendukung upaya Arab Saudi dengan mayoritas negara AFC. Kami yakin arab Saudi bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia yang sukses," pungkasnya.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Wow! Indonesia Dirumorkan Siap Digandeng Australia Sebagai Tuan Rumah Bersama untuk Piala Dunia 2034
-
Media Australia Sebut Indonesia Tak Perlu Diajak Bidding Tuan Rumah Piala Dunia 2034
-
Terungkap! 2 Hal yang Bikin Australia Ogah Ajak Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034 Hingga Lebih Pilih Gandeng Singapura dan Malaysia
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau