Suara Denpasar - Aksi pengedar narkoba makin pintar saja. Selain menerapkan jaringan terputus dengan pembagian tugas dari marketing hingga tukang tempel. Guna memuluskan penjualan narkoba, mereka juga memanfaatkan media sosial.
Hal tersebut terungkap dalam sidang kasus kepemilikan ganja dengan terdakwa Dede Galang Prakoso dan Taufik Armandino.
Dalam sidang yang dipimpin hakim Agus Akhyudi di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Keduanya mengaku mendapat pasokan Ganja pada Kamis tanggal 20 Juli 2023 sekira jam 19.45 WITA, sebelum akhirnya diringkus jajaran Satnarkoba Polresta Denpasar.
"Terdakwa sepakat untuk memesan atau membeli hanja secara patungan. Kemudian para terdakwa mengeluarkan uang masing-masing sebesar Rp 200 ribu," paparnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Komang Agus Sugiarta.
Namun begitu, ganja belum dipakai. Keduanya sudah ditangkap pihak kepolisian, dan hasil test urine keduanya dinyatakan negatif.
Keduanya juga mendapat waktu rehabilitasi selama tiga bulan atas penyalahgunaan narkoba tersebut. Di mana, baik Dede maupun Taufik mengaku menggunakan ganja karena sulit tidur.
Hal ini diperkuat berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri Cabang Denpasar Nomor Lab: 910/NNF/2023 tanggal 24 Juli 2023.
Di mana pada poin dua 5993/2023/ NF dan 5994/2023/ NF berupa cairan warna kuning /urine seperti tersebut dalam I. adalah Benar Tidak mengandung sediaan Narkotika dan/atau Psikotropika. ***
Baca Juga: CATAT! Nama Hakim dan Jadwal Sidang Kasus Dugaan Korupsi SPI Unud
Tag
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Masyarakat ke Gedung Negara Grahadi, Gubernur Khofifah: Riyayan Dekatkan Warga pada Pemimpinnya
-
Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti
-
CEK FAKTA: Viral Video Ratusan Jet Tempur Ukraina Menyerbu Iran, Benarkah?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Serapan Jagung Pipil Bulog Sumut Tembus 1.784 Ton, Harga Tinggi Jadi Tantangan
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
6 Destinasi Wisata Lumajang untuk Libur Lebaran 2026, Surga Alam Eksotis di Kaki Semeru
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
1.611 Narapidana Lapas Malang Dapat Remisi Idul Fitri, 7 Orang Langsung Bebas