Suara Denpasar – Media olahraga di Inggris, TWTD, sedang ramai membicarakan kemungkinan melepas Elkan Baggott, salah satu pemain muda berbakat Ipswich Town, di bulan Januari tahun 2024. Namun, alasan di balik kemungkinan kepindahan pemain ini bukanlah masalah transfer klub, melainkan panggilan untuk membela Timnas Indonesia dalam Piala Asia 2023 yang dijadwalkan pada tahun 2024.
Melansir dari Suara, keikutsertaan Elkan Baggott dalam skuat timnas Indonesia dalam ajang Piala Asia memang merupakan suatu prestasi luar biasa, dan tentu saja merupakan sebuah kehormatan besar.
Piala Asia adalah kompetisi yang diakui oleh FIFA dan akan menampilkan para pemain terbaik dari benua Asia. Pemain seperti Baggott tentu saja sangat senang mendapatkan kesempatan untuk mewakili negaranya dalam kompetisi sepak bola yang bergengsi ini.
Pada tahun 2023, Timnas Indonesia yang ditangani oleh pelatih Shin Tae Yong akan berusaha untuk bersaing di Piala Asia 2023. Potensi besar Elkan Baggott telah membuatnya menjadi incaran pelatih timnas. Bagi Baggott, ini adalah momen yang sangat penting dalam karirnya, dan keterlibatannya di timnas akan membantunya untuk berkembang sebagai pemain.
Namun, keputusan ini juga memberikan dilema bagi klubnya, Ipswich Town. Kehilangan pemain kunci seperti Elkan Baggott dalam periode Piala Asia tentu akan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi klub.
Dalam kompetisi Liga Inggris, bulan Desember hingga Januari adalah periode tersibuk. Klub harus menghadapi jadwal padat yang mencakup berbagai kompetisi, termasuk Liga Inggris dan Carabao Cup.
Pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna, telah mengungkapkan kekhawatirannya terkait kehilangan pemain andalannya dalam kompetisi tersebut. Namun, dia juga menekankan pentingnya melihat pemanggilan pemain ke timnas sebagai sebuah hal positif.
Menyadari bahwa ini adalah peluang besar bagi Elkan Baggott, klub harus memberikan dukungan penuh kepada pemain muda ini.
"Kami bahagia bekerja bersama pemain dan mempunyai semua orang di sini. Tapi Anda harus melihat itu (pemanggilan ke timnas) sebagai hal positif," ujar McKenna dikutip dari Suara.com (17/10/2023).
Kehadiran Baggott di timnas Indonesia adalah sebuah kesempatan istimewa, dan klub akan menjalani periode sulit ini dengan harapan bahwa pemain mereka akan kembali dengan pengalaman berharga dan semangat yang lebih besar. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Bakal Bertemu Elkan Baggott di Liga Inggris, Eks Bintang Manchester United Ini Resmi Gabung Birmingham City
-
Geram! Meski Menang Besar, Elkan Baggott Akui Tak Suka Gaya Main Brunei Darussalam
-
Begini Pesan Pratama Arhan, Elkan Baggot, dan Rafael Struick untuk Pemain Timnas Indonesia U-17 pada Laga Piala Dunia 2023
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati