Suara Denpasar - Sandy Walsh menjelaskan proses bagaimana dia bisa bermain untuk Timnas Indonesia, bahkan menurut keterangannya, bukan Shin Tae-yong yang pertama kali menemukan pemain asal KV Mechelen tersebut.
Hal itu terungkap ketika Sandy Walsh hadir dalam sebuah acara Podcast di kanal YouTube Sports77 Official. Bek KV Mechelen berbagi cerita mengenai dirinya dan proses bagaimana ia bisa membela Timnas Indonesia.
Diketahui, Sandy Walsh bisa membela empat negara berbeda, tapi pada akhirnya ia lebih memilih Timnas Indonesia.
Empat negara yang bisa dibela Sandy adalah Belanda, Republik Irlandia, Inggris dan Indonesia.
Tapi, pada 2017, ia tergugah hatinya untuk menjadi Pasukan Garuda. Sandy mengaku pertama kali menerima ajakan bergabung dengan Timnas, saat pelatih berkebangsaan Skotlandia mengirimkan pesan ke dirinya.
Pelatih Skotlandia yang mengajak Sandy untuk gabung ke Timnas adalah Simon McMenemy. Pelatih yang pernah menangani Bhayangkara FC, Mitra Kukar dan Timnas Indonesia.
"Siapa yang pertama kali memanggil kamu untuk bermain di Timnas Indonesia?" tanya Riphan Pradipta, dikutip dari kanal YouTube Sports77 Official, (23/10/2023).
"Itu (yang mengajak) adalah pelatih Indonesia sebelumya, Simon McMenemy," jawab Sandy.
Sandy menjelaskan, ia menerima sebuah pesan melalui Instagram pribadinya dari Simon McMenemy. Pria asal Skotlandia memberitahu Sandy jika pemain KV Mechelen bisa membela Timnas dan mengajaknya untuk bertemu PSSI.
Baca Juga: Shin Tae-yong Diminta Bawa Pemain 16 Gol Ini Untuk Timnas Indonesia Hadapi Irak Nanti
"Dia yang mengundang saya ke PSSI lewat DM (pesan) Instagram. Sejak saat itu saya mulai mencari berita (informasi tentang Timnas), lalu tujuh tahun lalu saya mendatangi PSSI untuk pertama kalinya," imbuhnya.
Tak tanggung-tanggung, saat pertama kali ke Indonesia, Sandy juga sudah berniat untuk melakukan proses naturalisasi agar bisa bela Timnas, namun niat itu terwujud saat Shin Tae-yong menjabat sebagai pelatih.
"Dan lalu saya bertemu Ratu Tisha saat itu. Saya datang membawa dokumen yang diberikan kakek nenek saya. Dan sejak saat itu saya menunggu (proses naturalisasi), sangat lama," pungkasnya.
"Sampai akhirnya dipanggil Shin Tae-yong dan orang-orang dari PSSI," ucap Sandy.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Tawaran Klub Liga 1 Ditolak Mentah-Mentah, Sandy Walsh Ingin Terus Meniti Karier di Eropa
-
Ngeri! Kompatriot Ivar Jenner Beri Kode Timnas Indonesia, Sosok Naturalisasi Asal Belanda OTW Gusur Sandy Walsh?
-
Persija Jakarta Ajak Sandy Walsh Bergabung, Warganet: Kaya Punya Duit Aja
-
Terungkap! Ini alasan Sandy Walsh Bela Timnas Indonesia Meski Punya Darah 6 Negara
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim