Suara Denpasar – Kasus Jessica Wongso yang disebut sebagai pelaku pembunuhan Mirna dengan menggunakan kopi sianida, saat ini memang kembali menjadi perbincangan.
Bahkan beberapa tokoh terkemuka di Indonesia, hingga saat ini juga telah angkat suara terkait hal tersebut.
Salah satunya adalah Reza Indragiri, yang merupakan salah seorang ahli psikologi forensik Indonesia.
Ia memang cukup dikenal dan bahkan telah ikut serta dalam beberapa kasus di tanah air.
Dalam hal ini, ia juga turut memberikan pendapatnya terkait kasus kopi sianida, yang membawa nama Jessica Wongso, dan telah membuat Mirna kehilangan nyawanya.
Dikutip dari unggahan di akun YouTube Intens Investigasi, Reza Indragiri menyebutkan bahwa dirinya masih mempertanyakan apakah alm Mirna benar meninggal akibat kasus pembunuhan atau tidak.
Selain itu, pertanyaan lain yang dianggap masih menjadi tanda Tanya besar bagi dirinya adalah, apakah pelaku pembunuhan dari Mirna ini memanglah Jessica Wongso.
Kedua pertanyaan tersebut memang masih belum menemukan titik terang yang pas bagi dirinya.
Selain itu menurut Reza Indragini, jika tidak adanya otopsi dalam kasus ini, tentunya tidak bisa mengambil kesimpulan apapun.
Baca Juga: Intip Market Value 10 Asing yang Dikaitkan dengan Persebaya Surabaya, Ada Pemain PSIS Semarang
“Kita tidak punya alasan mendiang Mirna meninggal karena alasan a, karena b, karena c, karena d, karena kita tidak memiliki data yang memadai, untuk menyimpulkan bahwa median Mirna itu misalnya meninggal akibat pembunuhan kah..,” ungkapnya.
Hal ini ia tegaskan karena pilihan yang saat itu, tidak dilakukannya otopsi usai kematian Mirna.
Sehingga dengan hal tersebut, ia menjelaskan bahwa sebenarnya jika hal ini terjadi maka bisa disebut tidak ada pidana.
Meskipun begitu, Reza Indragiri tetap menegaskan bahwa dirinya tetap akan menghormati putusan dari hakim, terlepas dirinya yang setuju atau tidak setuju dengan hasil tersebut.(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa