Suara Denpasar – Nama Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ramai diperbincangkan usai hadir di acara podcast YouTube milik Kaesang Pangarep beberapa waktu lalu.
Dalam obrolan di podcast tersebut, Kaesang yang merupakan salah satu pemilik saham Persis Solo membahas kontrak Shin Tae-yong yang akan segera berakhir pada Desember 2023 mendatang.
Tetapi PSSI telah mengonfirmasi bahwa perpanjangan kontrak Shin Tae-yong hingga Juni 2024 mendatang dan ia bersedia berkomitmen bersama Timnas Indonesia.
Namun kejadian tak terduga muncul ketika Kaesang mencoba menggoda Shin Tae-yong untuk bersedia melatih Persis Solo.
Kaesang menawarkan juru taktik asal Korea Selatan itu untuk mempertimbangkan melatih Persis Solo apabila ingin mencoba tantangan baru andai meninggalkan kursi pelatih kepala Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong merespons dengan sopan menolak tawaran yang diberikan Kaesang kepadanya.
“Kalau bosan, bisa pindah ke Persis Solo, coach,” ucap Kaesang dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Selasa (24/10/2023).
Mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu memberi respons seperti menyampaikan permintaan maaf dan mengangguk sebagai tanda penghargaan atas tawaran yang diberikan Kaesang untuk melatih Persis Solo.
Shin Tae-yong seperti memberi kode bahwa pihaknya masih fokus bersama Timnas Indonesia yang akan menghadapi event Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Efek Lokal Pride? Timnas Indonesia U-17 Kurang Diminati, Tim Asuhan Shin Tae-yong Lebih Populer
Ia ingin membawa skuad Garuda melaju jauh disetiap event internasional yang mereka ikuti. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
-
Tak Dapat Restu Gabung Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Seharga Rp52,14 M Malah Banjir Pujian Warganet
-
Profil dan Statistik Kevin Diks, Pemain UEFA Champions League yang Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Pemain Champions League Ini Disebut Calon Naturalisasi, Siap Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026