Suara Denpasar - Menjadi kuasa hukum Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara MEng., pengacara kawakan dengan bayaran termahal di Indonesia, yakni Hotman Paris mengaku tak tertarik dengan uang kliennya. Bahkan, dia mengatakan, tidak butuh uang dari Prof. Antara.
Hal itu diungkapkan oleh Hotman Paris usai sidang pembacaan dakwaan dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Unud untuk penerimaan mahasiswa jalur mandiri.
Di mana, Prof. Antara menjadi salah satu terdakwa dan disidang di Pengadilan Tipikor, PN Denpasar.
Ungkap Hotman Paris, dia menilai kasus ini terbilang janggal. Mengingat, dalam dakwaan tidak ada pernyataan dari jaksa bahwa aliran dana atau pun mobil untuk Prof. Antara secara pribadi atau atas nama Prof. Antara.
"Tidak ada dalam dakwaan," katanya disinggung soal uang deposito yang berasal dari dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI).
Dikejar wartawan bahwa memang benar uang SPI untuk deposito ada dalam dakwaan. Dia menegaskan bahwa tidak ada untuk kepentingan pribadi.
"Ini Doktor Hotman Paris lho, cuma ada mobil dikasih dan itu cuma atas nama Universitas.
Saya tidak butuh uang klien. Ingat saya punya ATLAS (ATLAS Beach Fest)," sebutnya. Dia juga menegaskan bahwa dirinya juga berpengalaman dalam beracara kasus korupsi. ***
Baca Juga: Saingi Hotman Paris, Ini Alasan Manny Pacquiao Bangun Pusat Hiburan di Bali
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan