Suara Denpasar – Aksi demonstrasi dilakukan suporter Persebaya Surabaya, Bonek yang merasa tidak puas dengan performa tim di beberapa laga terakhir.
Ribuan Bonek mendatangi kantor Persebaya yang berada di kompleks Surabaya Town Square (Sutos), Surabaya hari Senin, (30/10/2023).
Bonek menyampaikan aspirasi mereka yang merasa butuh penjelasan dari manajemen penyebab dari buruknya performa tim berjulukan Bajul Ijo di beberapa laga terakhir.
Seperti diketahui di tiga laga terakhir mereka mengalami kekalahan secara beruntun. Takluk dari Persib Bandung di pekan ke-15 dengan skor 2-3, lalu kalah dari Bali United dengan skor 1-3.
Terbaru, Persebaya dipecundangi rival sesama tim asal Jawa Timur, Persik Kediri dengan skor telak 0-4.
Imbas rentetan hasil buruk tersebut membuat Bonek mempertanyakan target juara BRI Liga 1 2023-2024 yang diusung manajemen di awal musim.
Dilansir dari akun Instagram @persebayafans.27, Bonek menyampaikan empat tuntutan mereka kepada manajemen untuk memperbaiki performa tim sebagai berikut.
1. Menuntut CEO Persebaya, Azrul Ananda membuat statement tegas serta mengambil langkah strategis dan konkret penyelamatan tim, melalui perbaikan kualitas individu baik jajaran kepelatihan hingga pemain jangan seperti membeli kucing dalam karung.
2. Jika dalam tiga laga putaran kedua, Persebaya tidak mampu meraih hasil maksimal 9 poin dengan kemenangan penuh atau setidaknya 7 poin, manajer tim harus mengundurkan diri.
Baca Juga: Berapa Tim Liga 1 2023/2024 yang Akan Degradasi? Ketum PSSI Erick Thohir Pastikan Ini
3. Lakukan pengawasan penuh terhadap pemain baik lokal maupun asing. Tidak ada siapapun yang boleh mengakses kedekatan dengan para pemain kecuali demi kepentingan Persebaya.
4. Target juara harus tetap terealisasi musim ini. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
-
Pengakuan Mengejutkan Mantan Inspektur: Basri Kajang Sebut Dirinya Kekasih Bupati Gowa
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Yang Tampak Murah Belum Tentu Hemat: Dilema Belanja Kelas Menengah ke Bawah
-
7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan
-
Bukan 350 Tahun Dijajah: Membongkar Mitos Besar dalam Sejarah Indonesia