Suara Denpasar - Sudah beberapa hari belakangan ini, masyarakat dunia kembali dibuat geram atas serangan acak yang dilakukan Israel terhadap masyarakat sipil dan fasilitas sipil di jalur Gaza, Palestina.
Berbagai seruan dikumandangkan masyarakat dunia berharap serangan yang menelan ribuan nyawa tak bersalah di Gaza itu segera dihentikan.
Menanggapi kondisi tersebut, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.
Dilansir dari setkab.go.id, orang nomor satu di Indonesia itu berkata, bantuan kemanusiaan yang dikirimkan nantinya akan disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan rakyat Palestina.
Pengirimiman bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina akan dibagi menjadi beberapa kloter, dimana kloter pertama akan dikirimkan pekan ini.
Bantuan itu pun diketahui gabungan bantuan dari pemerintah, dunia usaha serta masyarakat yang mengecam keras serangan yang terjadi di Gaza.
Sementara itu dilansir dari Al-Jazeera, ada lebih dari 1000 anak dinyatakan hilang, dan memiliki kemungkinan masih tertimbun reruntuhan bangunan.
Ada lebih dari 6000 anak dilaporkan mengalami luka-luka di Gaza sejak perang dimulai. Bahkan angka kematian penduduk Gaza kini telah mencapai 8000 orang.
Untuk itu, Presiden Jokowi mengatakan, Indonesia sangat marah terhadap memburuknya situasi wilayah tersebut, terutama dalam hal kemanusiaan.
Baca Juga: Menlu RI Retno Marsudi Tanggapi Isu Gaza Palestina, Jalani 3 Pertemuan Penting ini
Posisi Indonesia sangat jelas dan tegas, mengutuk keras serangan acak terhadap masyarakat sipil dan fasilitas sipil di Gaza. Untuk itu, Indonesia dipastikan akan terus mengikuti perkembangan kondisi di jalur Gaza secara dekat.
Presiden Jokowi menambahkan, Indonesia juga masih terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari jalan keluar terbaik dalam penyelesaian masalah ini, karena kekerasan harus dihentikan, gencatan senjata harus terus diserukan dan diusahakan, bantuan kemanusiaan harus terus didorong dan dipercepat demi menekan jumlah korban yang berjatuhan. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Balik Riuh Final PFL, Ada Syukur Nasabah PNM yang Berjuang Menopang Keluarga
-
Satu Mesin Setara 7.500 Luwak: Inovasi Unhas Ubah Nasib Petani Kopi Argopuro
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
-
3 Shio Paling Beruntung pada 15-21 Juni 2026, Siapa yang Ketiban Hoki?
-
Saham-saham BUMN Dilego Asing, Bagaimana Prospeknya Hari Ini?
-
Gus Thuba Pimpin Penyegelan 3 Ponpes di Malang Usai Skandal 20 Tahun Terkuak
-
Tokyo Revengers: War of the Three Titans Arc Resmi Umumkan Tanggal Tayang
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Doa Agar Bisa Melihat Tak Terkabul, Pria Tunanetra Ini Justru Dapat Hadiah Lebih Indah di Makkah