Suara Denpasar - Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah resmi membentuk struktur kepengurusan Tim Pemenangan Nasional (TPN) pada Senin (6/11/2023).
Rosan Roeslani ditunjuk oleh koalisi yang siap memenangkan pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sebagai Ketua TKN KIM.
Dipilihnya Rosan Roeslani menjadi Ketua TKN KIM atas dasar musyawarah dari berbagai kalangan, antara lain santri, akademisi, tokoh-tokoh relawan, dan partai-partai yang tergabung dalam KIM.
“Diharapkan ini bisa memberi kontribusi positif pada jalannya pesta demokrasi sesuai arahan dari Bapak Prabowo,” ujar Rosan Roeslani saat pengumuman susunan TKN Koalisi Indonesia Maju di Jakarta, dikutip Suara Denpasar dari ANTARA pada Senin (6/11/2023).
Selain itu, Rosan Roeslani menyampaikan masih akan menyempurnakan susunan kepengurusan TPN bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka.
Apabila sudah tersusun dengan sempurna, Rosan Roeslani segera menyerahkannya kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Berikut ini susunan kepengurusan sementara TPN KIM yang siap berlaga dalam kontestasi Pilpres 2024.
Pembina
Habib Luthfi bin Yahya, Jenderal TNI (Purn.) Wiranto, Aburizal Bakrie, M. Hatta Rajasa, KH Asep Saifuddin Chalim, Laksamana TNI (Purn.) Widodo Adi Sutjipto, Jenderal TNI (Purn.) Agum Gumelar, Letjen TNI (Purn.) E. E. Mangindaan, dan Siti Hardjanti Wismoyo Aris Munandar,
Baca Juga: Lega Bisa Akhiri Puasa Kemenangan Persija, Thomas Doll Beri Pujian ke Pemain Ini
Pengarah
Airlangga Hartarto (Ketua), Sufmi Dasco Ahmad, Agus Harimurti Yudhoyono, Zulkifli Hasan, Yusril Ihza Mahendra, Muhammad Anis Matta, Kaesang Pangarep, Ahmad Ridha Sabana, Agus Jabo Priyono, Hashim S. Djojohadikusumo, Nyai Hj. Mahfudhoh Ali Ubaid, Jenderal TNI (Purn.) Agustadi Sasongko Purnomo, Laksamana Madya TNI (Purn.) Mochamad Jurianto, dan Marsekal TNI (Purn.) Ida Bagus Putu Dunia,
Penasihat
Jenderal Pol. (Purn.) Sutanto, Jenderal Pol. (Purn.) Sutarman, Marsekal TNI (Purn.) Imam Sufaat, Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Nurmala Kartini Sjahrir, M. Ridwan Kamil, Putri K. Wardani, Akbar Tanjung, Agung Laksono, Laksamana TNI (Purn.) Achmad Sucipto, Mayjen TNI (Purn.) R. Gautama Wiranegara, KH Abdul Ghofur, KH Adib Rafiuddin Izza, KH Kharor Aschal, Sjarifuddin Hasan, Eddie Baskoro Yudhoyono, Linda Agum Gumelar, Buya Zulfi Syukur, Deddy Mizwar, Fadli Zon, Komjen Pol. (Purn.) Mochamad Iriawan (Iwan Bule), Maher Algadri, Siti Hediati Soeharto, Widjono Hardjanto, Amir Syamsuddin, Andi Alfian Mallarangeng, Muzakir Manaf, Theo Sambuaga, Cicip Sutarjo, Badarrudin, Achmad Hafisz Thohir, Umar Halim, Nasrullah, Dhohir Farisi, Giring Ganesha, Irma Hutabarat, Ustad Syaifuddin, Dedy Miing Gumilar, Ratih Sanggarwaty, Mayjen TNI (Purn.) Musa Bangun, Irjen Pol. (Purn.) Adnas, Komjen Pol. (Purn.) Boy Rafli, Laksdya TNI (Purn.) Moekhlas Sidik, Irfan Yusuf Hasyim, Sharif Cicip Sutarjo, Laksda TNI (Purn.) Iskandar Sitompul, Habib Umar Assegaf, Ida Rsi Agung Wayahan, Habib Ahmad bin Hasan Alaydrus, KH Misbahul Munir Cholil, KH Zuhri Ya’cub, TGKH Lalu Muhammad Zainudin Atsani, KH Muslich Abbas, KH Hamdi Hasan Al Maliki, KH Zaini Zulfa, KH Agus Masna Shofa Fauzan Al-Hafidz, KH Masrur Anhar, KH Muzhaffar, Tjokorda Gde Agung Sumara Wisesa, dan Andi Thaswin Abdullah,
Pakar
Burhanuddin Abdullah (Ketua), Prof. J. Sudrajad Djiwandono, Budiman Sudjatmiko, TB Ace Hasan Syadzily, Prof. Mohammad Jafar Hafsah, Willem Wandik, Drajad Hari Wibowo, Asman Abnur, Bima Arya Sugiarto, Helmy Yahya, Totok Lusida, Norman Zainal, Yanda Z Ishak, Mayjen TNI (Purn.) Prijanto, Fuad Zakaria, Ihsan Jauhari, Rina Adeline, Sarah Handayani, Benny P. Octavianus, Fuad Bawazier, Rauf Purnama, Prof. Sudjarwadi, Prof. Laode Masihu Kamalludin, Benny K. Harman, Rudy Irawan, Mayjen TNI (Purn.) Nachrowi Ramli, Sarjan Tahir, Vera Febyanthy, Sitaresmi Soekanto, Henwira Halim, Rully Syumanda, Tengku Zulkifli Usman, Abrory Djabar, Agus Gunawan, Agus Riyanto, Andi Kurniawan, Chairil Abdini, Dadan Gunawan, Norman Zainal, Yuanita Indriani, Helmi Hasanudin, Kemal Taruc, Laksdya TNI (Purn.) Arie Soedewo, Marsma TNI (Purn.) Dwi Badarmanto, Mulya Amri, Panangian Simanungkali, Sadar Subagyo, Prof. Edi Slamet, Prof. Syamsul Bahri, Prof. Andy Fefta Wijaya, Prof. Mangku Purnomo, Prof. Darwin Ginting, Sukmo Harsono, Panji Irawan, Ferry Latuhihin, Kuat Hermawan Santoso, Imanuel Cahyadi, Muhammad Sirod, Arief Budhy Hardono, Purba Hutapea, Mohamad Hekal,
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Minuman Berkafein Bukan Solusi Utama Atasi Kelelahan, Ini Cara Tepat Menjaga Energi Tubuh
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
Kebiasaan Scrolling Media Sosial: Mengapa Anak Muda Jadi Mudah Insecure?
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK