Suara Denpasar - Pendiri Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika atau biasa disapa GPS meminta elite PDI Perjuangan di Pulau Dewata tidak lebay.
Pernyataan ini menyusul polemik pencabutan baliho PDI Perjuangan serta Ganjar-Mahfud saat kunjungan kerja (kunker) Jokowi di Gianyar.
Ingat dia, baliho bukan hal yang substansi dalam politik. Namun, terpenting adalah mengajak masyarakat untuk mengetahui apa gagasan dan ide para calon presiden berikut wakilnya untuk kemajuan masyarakat.
Jika bicara di Bali, tentu ide pasangan calon yang akan maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 itu bagi Pulau Dewata.
"Politik kan memang begitu, selalu ada alasan untuk mencopot dan selalu ada alasan untuk memasang. Tergantung siapa yang berkuasa," kata GPS membuka obrolan saat ditanya awak media, Selasa 7 November 2023.
"Tidak usah (PDIP) terlalu lebay mempermasalahkan baliho, itu kan bukan hal yang prinsip dalam politik. Baliho sarana prasarana untuk mempromosikan sosialisasi diri, kalau terkenal untuk apa," imbuhnya.
Ungkap dia, kini perdebatan politik yang terjadi sudah mulai bergeser. Di mana, isu-isu yang diangkat atau diributkan elite pollitikan adalah hal-hal yang tidak substansial.
Melihat fenomena tersebut, pihaknya tentu mengajak para elite untuk membahas hal-hal penting bagi berbangsa dan bernegara. Misalnya saling mengadu ide dan gagasan.
Ambil contoh di Bali, misalnya para kandidat yang akan maju di Pilpres 2024 ditanya soal pembangunan ke depannya jika mereka terpilih nanti.
Baca Juga: Pasek Suardika: Anas Urbaningrum Korban Kriminalisasi Oknum KPK dan Penguasa
Apakah Bandara di Buleleng akan dilanjutkan, begitu juga dengan sekolah Bali Mandara? Hal ini lebih substansi bagi masyarakat.
"Siapa tahu Anies yang ide dan gagasan yang lebih baik untuk Bali. (Sekarang) Ributan baliho kan cengeng banget, saya berapa baliho dicabut, dirobek. Menurut saya, itu (baliho) bukan masalah penting. Kalau politisi masih mempermasalahkan baliho, berarti tidak punya ide besar," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban